Breaking News:

Berita Surabaya

Sudah Diberi Tumpangan Rumah, Pria ini Malah Sodomi Anak Pemilik Rumah, Dalih Latihan Silat

Modusnya adalah pelaku mengajak korban yang merupakan anak pemilik rumah untuk latihan silat di rumah yang ditempati oleh pelaku.

shutterstock.com
Ilustrasi - Seorang pria asal Sidoarjo sodomi anak pemilik rumah yang ia tumpangi 

Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Diberi tumpangan untuk tinggal di sebuah rumah yang hendak dijual, malah membuat pria ini berbuat asusila kepada anak pemilik rumah.

Modusnya adalah pelaku mengajak korban yang merupakan anak pemilik rumah untuk latihan silat di rumah yang ditempati oleh pelaku.

Tak hanya satu, ternyata ada dua korban anak di bawah umur yang pelaku sodomi.

 SYD (52) warga Dusun Semampir, Sedati, Sidoarjo digelandang ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak usai terbukti melakukan pencabulan kepada dua pelajar sekolah dasar berinisial OA (11) dan RJS (13).

SYD mengaku jika saat melakukan aksinya itu, ia hanya mengiming-imingi dua korbannya untuk ikut berlatih pencak silat cemandi.

"Saya dulu pernah jadi guru silat. Sudah lama memang," dalihnya.

Aksi itu dilakukan SYD di sebuah rumah kosong milik salah satu orang tua korban.

Baca juga: Jukir Cabuli Bocah di Bawah Umur di Toilet Lapangan Futsal, Ancaman Santet Bikin Korban Tak Berkutik

Saat itu, orang tua salah satu korban memiliki sebuah rumah yang hendak dijual di Jalan Tambak Wedi Surabaya.

Karena butuh penjaga rumah, SYD yang dilihat sebagai orang baik oleh orang tua salah satu korban diberi kesempatan untuk meninggali rumah tersebut sampai laku terjual.

"Namun oleh tersangka disalahgunakan dengan mengajak dua korban tidur di dalam rumah hingga terjadilah aksi sodomi tersebut," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum, Senin (31/5/2021).

Kejadian tersebut terjadi sekitar akhir Maret 2021 dan baru diketahui pada Mei 2021 lantaran korban mengeluhkan sakit dibagian duburnya.

"Saat diperiksa oleh dokter ternyata ada infeksi dan memar pada bagian dubur. Korban melakukan penyodoman itu pengakuannya baru sekali. Hingga akhirnya korban bercerita kepada orangtuanya dan diteruskan kepada kami," imbuhnya.

Akibat perbuatannya itu, SYD dijerat dengan pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang pencabulan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved