Breaking News:

Pandangan Agama Islam soal Menikah pada Bulan Syawal, Benarkah Bernilai Baik? Simak Penjelasannya

Menikah pada Bulan Syawal merupakan bentuk dari menjalankan sunnah dari Rasulullah.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
pakistantoday.com.pk
ilustrasi - Menikah pada Bulan Syawal 

Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM - Dalam Agama Islam, menikah dinilai sebagai ibadah.

Bahkan, orang yang menikah diibaratkan telah menyempurnakan sebagian dari agamanya.

Karenanya, Umat Muslim sangat dianjurkan menikah, bagi orang yang sudah mampu.

Menurut istilah, menikah merupakan suatu ikatan lahir dan batin antara seorang laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim sebagai suami istri dengan tujuan membina suatu rumah tangga yang bahagia berdasar tuntunan Tuhan.

Dalam realita di masyarakat, banyak orang memilih melaksanakan pernikahan pada Bulan Syawal, bulan setelah Ramadan dalam kalender Islam.

 Lantas bagaimana hal itu dilihat dari perspektif Islam?

Baca juga: Sulit Menemukan Jodoh? Amalkan Doa Mendapatkan Jodoh Berikut untuk Laki-Laki dan Perempuan

Pejabat Penyuluh Agama Islam Kemenag Surakarta, Mufti Addin menerangkan, sebenarnya tidak ada ketentuan khusus mengenai menikah di bulan tertentu.

Karena pada dasarnya, kata dia, semua hari dan bulan adalah baik di sisi Allah.

"Tidak ada ketentuan harus kapan untuk menikah karena semua bulan semua hari adalah baik di sisi Allah," kata dia saat berbincang di program Tribunnews On Cam.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved