Pandangan Agama Islam soal Menikah pada Bulan Syawal, Benarkah Bernilai Baik? Simak Penjelasannya

Menikah pada Bulan Syawal merupakan bentuk dari menjalankan sunnah dari Rasulullah.

pakistantoday.com.pk
ilustrasi - Menikah pada Bulan Syawal 

"Pada masa itu (jahiliah), orang Quraish Arab memiliki keyakinan bahwa menikah pada Bulan Syawal itu tanda kesialan," jelasnya.

"Tidak hanya menikah, bahkan berhubungan suami istri di bulan syawal itu sesuatu yang tabu bagi masyarakat Quraish jahiliah jaman dulu," kata dia.

Rasulullah menampik anggapan tersebut dan justru memilih menikah dengan Aisyah pada Bulan Syawal.

"Oleh karena itu, Rasulullah sengaja memilih bulan Syawal untuk menikah dengan Aisyah dan ingin menampik anggapan orang jahiliah quraish jaman dulu," terangnya.

Hal itu juga sesuai dengan sebuah hadist yang berbunyi;

عن عائشة رضي الله عنها قالت تزوجني رسول الله صلى الله عليه و سلم في شوال وبنى بي في شوال فأي نساء رسول الله صلى الله عليه و سلم كان أحظى عنده منى قال

Sayyidah ‘Aisyah radliyallâhu ‘anha berkata: “Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam menikahiku pada bulan Syawal dan mengadakan malam pertama pada bulan Syawal. Istri Rasulullah mana yang lebih bentuntung ketimbang diriku di sisi beliau?” (HR Muslim).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengapa Banyak Orang Memilih Menikah di Bulan Syawal?

Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved