Breaking News:

Berita Jawa Timur

BMKG Karangkates Malang Jawab soal Potensi Tsunami Puluhan Meter di Pesisir Selatan Akibat Gempa

Stasiun BMKG Karangkates Kabupaten Malang menjawab adanya potensi gempa 8,7 skala richter dan gelombang tsunami mencapai puluhan meter.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Kondisi alat pendeteksi gempa dan tsunami di Stasiun Geofisika III Karangkates Malang, Selasa (29/9/2020). 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kepala Stasiun BMKG Karangkates, Mamuri memberikan penjelasan terkait kabar potensi tsunami akibat gempa besar yang bisa saja terjadi di Jawa Timur.

Sebelumnya, kabar potensi tsunami akibat gempa besar di Jawa Timur sempat heboh dan membuat sejumlah masyarakat panik.

Kabar menyebut jika ada potensi gempa 8,7 skala richter dan gelombang tsunami mencapai puluhan meter di pesisir Jawa Timur bagian Selatan.

Mamuri menegaskan, fenomena alam tersebut merupakan potensi terburuk, bukan prediksi pasti.

"Itu adalah potensi terburuk. Artinya bisa terjadi atau tidak," ungkap Mamuri ketika dikonfirmasi pada Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Sejumlah Korban Terdampak Gempa Belum Tersentuh Bantuan, DPRD Kabupaten Malang Beber Penyebabnya

Kata Mamuri, kajian para peniliti disampaikan dengan alasan yang dilatarbelakangi oleh kaidah ilmu pengetahuan.

"Kenapa para peneliti menyampaikan itu, sebenernya tujuannya lebih untuk mitigasinya terutama kepada pemerintah daerah dan masyarakatnya," ungkap dia.

"Sekali lagi itu bukan prediksi tapi potensi bisa iya bisa tidak," jelas Mamuri.

Terkait berbagai rentetan gempa yang terjadi Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar baru-baru ini merupakan peristiwa yang alamiah. Alias akibat aktifitas subduksi.

"Ini akan mnnjadikan edukasi bagi kita. Kiranya ini bukan menjadikan ketakutan yang tanpa alasan," tutur dia.

"Kesiapsiagaan kita untuk mengadapi beberapa potensi tersebut," pesannya. (ew)

Baca juga: Detik-Detik Gempa 6,2 SR Guncang Blitar, Warga Panik, Kendaraan di Jalanan Sempat Berhenti

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved