Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Gubernur Khofifah Ingatkan Tingkat Keterisian Bed RS Covid-19 di Kabupaten Madiun di Atas 80 Persen

Khofifah Indar Parawansa mewanti daerah-daerah kabupaten kota yang keterisian bed di rumah sakit rujukan covid-19 sudah sangat tinggi.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dalam rakor virtual dengan para Bupati/Walikota, serta Forkopimda Kabupaten/Kota se-Jatim di Makodam V/Brawijaya, Rabu (2/6/2021). 

"Pak Menteri Kesehatan wanti-wantinya sampai dengan Akhir Juni bahkan Juli 2021.

Karenanya, semua kepala daerah tiap hari harus memonitor perkembangan kasus covid-19. Saat ini misalnya ada kenaikan BOR dari 22 persen menjadi 24 persen," ujar Mantan Mensos RI ini. 

Khofifah menjelaskan, pasca libur lebaran ini, masih banyak masyarakat yang melakukan silaturahmi syawalan dengan berkeliling ke satu tempat ke tempat lain. Untuk itu, diperlukan pengawalan pemantauan pengendalian secara komprehensif. 

"Jangan pernah menganggap sepele jika terdapat kasus yang dianggap melandai, basis RTnya 95 persen hijau.

Tetapi perlu diantisipasi bahwa silaturahmi syawalan masih berlangsung. Mereka berkelompok  masih melakukan silaturahmi keliling," terang Khofifah.

Baca juga: Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Aparat Gabungan Kota Kediri Tetap Gencar Operasi Penegakan Prokes

Simak artikel lain terkait Covid-19, Jawa Timur, Kabupaten Madiun

FOLLOW US:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved