Breaking News:

Berita Sampang

Imbas Malaysia Terapkan Lockdown, Ribuan TKI Asal Sampang Bakal Dipulangkan, Simak Mekanismenya

Ribuan TKI asal Kabupaten Sampang, pulau Madura, Jawa Timur akan dipulangkan dari Malaysia, Kamis (3/5/2021).

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Wakil Bupati Sampang (kiri), Abdullah Hidayat saat akan rapat virtual di Kantor Diskominfo Sampang, Madura kemarin, (2/6/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang, pulau Madura, Jawa Timur akan dipulangkan dari Malaysia, Kamis (3/5/2021).

Hal ini imbas dari lockdown yang diterapkan oleh pemerintah Malaysia.

Diketahui, saat ini Malaysia sedang menghadapi gelombang Covid-19 yang membuat pemerintah melakukan lockdown.

Wakil Bupati Sampang, Abdullah Hidayat mengatakan, bahwa berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jatim, dalam waktu dekat ini akan ada 1.702 TKI asal Sampang dipulangkan.

Bahkan, pemulangannya sudah dikoordinasikan melalui rapat secara virtual di Kantor Diskominfo kemarin, (2/6/2021).

Baca juga: TKI Baru Terdeteksi Positif Covid-19 Saat Sampai di Ponorogo, Ini Penjelasan Wakil Bupati Lisdyarita

Menurutnya, jumlah TKI yang akan dipulangkan tersebut jumlahnya paling banyak di bandingkan dengan daerah lain.

"Sejumlah pekerja sudah menjalankan karantina di Malaysia, namun masa karantinanya habis, jadi dipulangkan ke Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan, bagi TKI asal Jawa Timur nantinnya akan langsung dipulangkan dari Malaysia ke Bandara Juanda Surabaya.

Sehingga, sebelum dipulangkan ke Sampang, para TKI akan menjalani tes Swep di Rumah Sakit Haji Surabaya terlebih dahulu.

"Bila diketahui ada yang terkonfirmasi Covid-19, maka PMI tersebut harus menjalani isolasi di Surabaya," terangnya.

Sementara, untuk persiapan di Sampang sendiri, dirinya meminta segala instansi terkait tidak kecolongan agar terhindar dari klaster baru covid-19.

"Jadi setelah tiba di Sampang, para pekerja akan menjalankan karantina terlebih dahulu di BLK sekitar 3 hari sebagai bentuk antisipasi," pungkasnya.
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved