Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Kronologi Kecelakaan Rombongan 17 Wali Santri di Pamekasan, Ban Tergelincir hingga Mobil Terguling

Rombongan warga Sumenep yang hendak menuju ke Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan mengalami kecelakaan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kondisi penumpang mobil pikap usai terguling di Jalan Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (2/6/2021) 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kejadian nahas menimpa rombongan warga Kabupaten Sumenep, Madura, Rabu (2/6/2021).

Rombongan warga yang hendak menuju ke Pondok Pesantren Banyuanyar, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, itu mengalami kecelakaan.

Mobil pikap L300 yang ditumpangi rombongan sebanyak 17 orang itu terguling di Jalan Palesanggar.

Mulanya, para warga itu hendak melakukan silaturrahmi ke Pondok Pesantren Banyuanyar.

Mobil berplat nomor M 8824 NB tersebut disopiri Junaidi (42), warga Dusun Lajur, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Angkut 17 Penumpang, Mobil Pikap Terguling di Jalan Raya Palesanggar Pamekasan, 2 Orang Patah Tulang

Kapolsek Pegantenan, AKP H Junaidi mengatakan, tujuan rombongan dari Sumenep itu ke Ponpes Banyuanyar Pamekasan untuk melakukan sowan atau silaturrahmi ke pengasuh ponpes.

Kata dia, rombongan ibu-ibu itu, seluruhnya dari Kabupaten Sumenep.

Sedangkan berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com dari warga setempat, rombongan yang naik mobil pikap bak terbuka ini hendak mengantarkan anaknya yang ingin mondok di Ponpes Banyuanyar.

Namun, saat mobil yang mengangkut rombongan itu menikung di Jalan Palesanggar, ban mobil tersebut tergelincir licin akibat melewati sisa tumpahan solar dari mobil lain.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved