Breaking News:

Berita Pamekasan

Lapas Narkotika Pamekasan Terima 50 Napi Pindahan dari Lapas Malang, Tahanan Diisolasi Lebih Dulu

Lapas Narkotika Kelas llA Pamekasan kembali menerima 50 narapidana dari Lapas Kelas I Malang.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Para narapidana dari Lapas Kelas I Malang saat tiba di Lapas Narkotika Kelas llA Pamekasan, Madura, Kamis (3/6/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Lapas Narkotika Kelas llA Pamekasan kembali menerima 50 narapidana dari Lapas Kelas I Malang, Kamis (3/6/2021).

Para napi yang dipindahkan ke Lapas Narkotika Kelas llA Pamekasan ini adalah narapidana yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht) sesuai dengan Surat Kepala Nomor W15.PAS.PAS. 25 PK. 01.01.02- 3331 tanggal 2 Juni 2021 tentang pemindahan 50 WBP atas nama Erwin Riswanto bin Umar Sugiyanto dkk.

Penerimaan narapidana ke Lapas Narkotika Kelas llA Pamekasan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Sebelum memasuki lapas, mereka terlebih dahulu disarankan untuk mencuci tangan, masuk box sterilisasi, pemeriksaan suhu tubuh, menggunakan masker, dan barang-barang narapidana disemprot disinfektan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Sohibur Rachman mengatakan, telah menerima 50 narapidana baru dari Lapas Kelas 1 Malang.

Baca juga: Tersangkut Tembok Kawat, Paket Bungkusan Isi Sabu dan HP Gagal Diselundupkan ke Dalam Lapas Kediri

Kata dia, para narapidana tersebut sudah diputus pengadilan dan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

"Proses penerimaan kita lakukan dengan pemeriksaan yang cukup ketat dimulai dari pemeriksaan menggunakan body scanner, penggeledahan badan narapidana oleh petugas kita agar tidak adanya barang terlarang yang masuk di lingkungan kita," kata Sohibur Rachman kepada TribunMadura.com.

Menurut Sohibur, setelah puluhan napi ini dinyatakan aman akan dilanjutkan melakukan registrasi.

Di bagian registrasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Registrasi, Hendra Dwi.

Selanjutnya dilakukan pengecekan kesehatan dan dilakukan rapid test untuk deteksi dini penyebaran Covid-19 sebelum masuk ke blok hunian.

Baca juga: Kisah WBP Lapas Narkotika Pamekasan Budidaya Ikan Cupang, Laris Manis Terjual dengan Harga Fantastis

"Tujuan dilakukannya pengecekan kesehatan ini agar kita mengetahui apakah narapidana yang kami terima dalam keadaan sehat atau sakit dan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Lapas Narkotika Pamekasan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Basuki menambahkan, 50 narapidana tersebut akan diisolasi dalam blok isolasi yang telah disiapkan.

Isolasi itu akan berlangsung 14 hari ke depan.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved