Berita Sumenep

Menag Yaqut Cholil Qoumas Batalkan Ibadah Haji 2021, Kemenag Kabupaten Sumenep: Mari Kita Bersabar

Menteri Agama (Menag) Cholil Qoumas mengumumkan bahwa ibadah haji 2021 resmi dibatalkan. Kemenag Kabupaten Sumenep memberikan tanggapan.

Tangkap layar YouTube Kemenag RI
Menag Yaqut Cholil Qoumas saat menyampaikan keputusan haji 2021 dibatalkan. 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan bahwa pelaksanaan haji 2021 dibatalkan.

Hal itu tercantum dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Haji 1442 Hijriah/ 2021 masehi.

Kebijakan tersebut diambil setelah menerima informasi dari Kerajaan Arab Saudi. Selain itu pihaknya telah berkomunikasi dengan ulama, Komisi VIII DPR RI, penyelenggara Haji dan lainnya.

"Menetapkan pembatalan penyelenggaraan Haji 1442 Hijriah/2021 Masehi," ujar Yaqut melalui siaran YouTube Kementerian Agama, Kamis (3/6/2021).

Yaqut mengaku telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum mengambil keputusan ini. Karenanya, ia berharap kebijakan tersebut dapat diterima khalayak.

Menanggapi keputusan itu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Sumenep, Innani Mukarromah membenarkan jika keputusan itu berlaku nasional dan termasuk Calin Jemaah Haji (CJH) di Kabupaten Sumenep batal berangkat tahun ini.

Baca juga: Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021 Dibatalkan, 1.296 CJH Tuban yang Gagal Berangkat Terima Surat KMA

"Itu keputusan berlaku nasional, termasuk juga di Kabupaten Sumenep. Jadi tahun ini (JCH) tidak berangkat," kata Innani Mukarromah saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).

Pihaknya menyebutkan, ada sebanyak 671 Calon Jemaah Haji (CJH) di Kabupaten Sumenep yang sudah direncanakan berangkat tahun ini.

Kuota itu sama dengan kouta tahun 2020 lalu.

Sehingga, kini mereka harus menunggu keputusan pemberangkatan dari pemerintah pada tahun 2022 mendatang.

"Namun masih melihat situasi Covid-19, dan keputusan Pemerintah Arap Saudi selaku tuan rumah. Jika pemberangkatan ya berangkat," tuturnya.

Innani Mukartomah mengaku tidak bisa berbuat apapun.

Hanya saja, pihaknya meminta pada Calon Jemaaah Haji (CJH) untuk bersabar dan menerima keputusan pembatalan Ibadah haji dengan ikhlas.

"Mari kita bersabar, mungkin akan diangakt derajatnya oleh Allah dan akan diberikan predikat taqwa oleh Allah," tambahnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut Tewaskan Pasutri, Korban Tertabrak Mobil dari Depan dan Belakang, Simak Kronologinya

Simak artikel lain terkait Kementerian Agama, Calon Jemaah Haji, Kabupaten Sumenep

FOLLOW US:

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved