Breaking News:

Berita Ponorogo

Imbas PMI Gagal Berangkat ke Negara Perantauan, Angka Pengangguran di Kabupaten Ponorogo Naik

Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan akibat pandemi Covid-19.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
ilustrasi - para pencari kerja 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan akibat pandemi Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo, Bedianto, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ponorogo pada tahun 2020 mencapai 4,45 persen.

Sedangkan pada tahun 2019, kata dia, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ponorogo berada di angka 3,5 persen.

"Memang pandemi Covid-19 ini membuat angka pengangguran kita naik sedikit," kata Ibed, sapaan akrab Bedianto, Sabtu (5/6/2017).

"Salah satu penyebabnya karena banyak PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang gagal berangkat," sambung dia.

Walaupun naik, Ibed mengklaim angka pengangguran terbuka Ponorogo lebih rendah dari Provinsi Jawa Timur.

Jika tingkat pengangguran terbuka Ponorogo mencapai 4,45 persen, tingkat pengangguran terbuka di Jawa Timur mencapai 5,17 persen.

Meskipun begitu Pemkab Ponorogo tetap akan menekan angka pengganguran terbuka agar semakin kecil.

Salah satu caranya adalah dengan menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan di luar Ponorogo.

"Tujuannya agar tenaga kerja yg barusan lulus sekolah bisa langsung bekerja. Misalnya pabrik garmen di Boyolali, Tangerang dan lainnya," tandasnya.

Ibed juga mengupayakan agar bursa kerja yang bekerjasama dengan sejumlah perusahaan bisa masuk sekolah di Ponorogo.

"Dengan berbagai upaya tersebut kita berharap bisa menekan angka pengangguran terbuka di Ponorogo," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved