Breaking News:

Berita Trenggalek

Pemkab Resmi Buka Kembali Seluruh Destinasi Wisata di Kabupaten Trenggalek, Ini Pertimbangannya

Seluruh destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek dibuka kembali per 4 Juni 2021.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Pantai Mutiara, Kabupaten Trenggalek, Minggu (20/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Seluruh destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek dibuka kembali per 4 Juni 2021.

Pembukaan tempat wisata di Trenggalek ini dilakukan setelah pemkab sempat menutup tempat wisata pada 19 Mei 2021, dampak dari kondisi Covid-19 di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Kebijakan pembukaan destinasi wisata di Trenggalek itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Trenggalek Nomor 556/760/406.025/2021.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto menjelaskan, ada beberapa pertimbangan yang membuat pemkab memutuskan untuk kembali membuka destinasi wisata.

"Pertimbangan pertama adalah untuk memulihkan kembali ekonomi masyarakat pelaku jasa dan usaha wisata di Kabupaten Trenggalek," kata Sunyoto, saat dikonfirmasi, Sabtu (5/6/2021).

Menurut dia, dampak penurunan ekonomi para pelaku jasa dan usaha pariwisata di Trenggalek makin meluas setelah penutupan tempat wisata.

Baca juga: Wisata Air Terjun Dolo Kediri, Pesona Suara Gemercik Air Segarkan Pikiran, Ini Harga Tiket Masuknya

Kebijakan membuka kembali destinasi wisata, kata dia, diperlukan untuk membangkitkan kembali ekonomi yang sempat mandek itu.

Pertimbangan lain, yakni banyaknya masukan dan referensi perbandingan kondisi Covid-19 dan sektor kepariwisataan di daerah-daerah lain.

"Selain itu, potensi kunjungan wisata di destinasi wisata di Trenggalek selama pandemi relatif terkendali, yakni kurang dari 50 persen dalam satu waktu," kata Sunyoto.

Sejak pandemi, Pemkab Trenggalek memang mematok jumlah wisatawan maksimal 50 persen dari kapasitas dalam satu waktu.

Pada praktiknya, jumlah wisatawan yang datang selalu kurang dari jumlah itu.

"Pertimbangan terakhir adalah karena penerapan protokol kesehatan dalam pelayanan kunjungan wisata masih tertib dilaksanakan," sambungnya.

Baca juga: Kebijakan Penutupan Tempat Wisata di Trenggalek Diubah, Kini Semua Tempat Wisata Ditutup Total

Dalam pembukaan destinasi wisata kali ini, pemkab menekankan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan itu kepada para pengelola tempat wisata.

Rangkaian prosedur protokol yang sebelumnya telah dikeluarkan harus dipatuhi. Misalnya, aturan soal adanya pengecekan suhu tubuh di pintu masuk menuju lokasi wisata, penyediaan tempat cuci tangan, dan selalu mengingatkan pengunjung agar selalu memakai masker.

"Penyedia jasa dan usaha wisata harus serius soal protokol karena jika kasus Covid-19 di Kabupaten Trenggalek mengalami peningkatan yang signifikan dan dimungkinkan ada kasus positif dari aktivitas wisata, maka pemkab akan kembali melakukan penutupan," pungkas Sunyoto. (fla)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved