Breaking News:

Lockdown Wilayah Bangkalan

Sejumlah Nakes RSUD Syamrabu Bangkalan Terkonfirmasi Covid-19, Satu Dokter Radiologi Meninggal Dunia

Sejumlah tenaga kesehatan RSUD Syamrabu Bangkalan terkonfirmasi positif Covid-19, ada seorang dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19.

rsabangkalan.com
RSUD Syamrabu Bangkalan 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Wakil Direktur Pelayanan RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Farhat Suryaningrat SpKK mengatakan, sejumlah tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut terkonfirmasi Covid-19.

Bahkan, kata Farhat Suryaningrat, ada seorang dokter RSUD Syamrabu Bangkalan yang meninggal dunia akibat Covid-19.

"Banyak nakes (tenaga kesehatan) kami yang terkonfirmasi, dr radiologi kami hari ini meninggal karena Covid-19,” ungkap dr Farhat kepada Surya ( grup TribunMadura.com ) melalui sambungan seluler, Sabtu (5/6/2021) malam.

Belakangan ini, kasus Covid-19 di Bangkalan melonjak setelah libur Lebaran 2021.

Ia mengungkapkan, lonjakan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir di Kabupaten Bangkalan sangat signifikan.

Baca juga: Daftar Rumah Sakit Tempat Rujukan Pasien Covid-19 asal Bangkalan, Ada RSUD Dr Soetomo hingga RS Haji

Ruang isolasi baru dengan peningkatan kapasitas hingga 90 bed tidak mampu menampung pasien Covid-19.

Terbaru, RSUD Syamrabu Bangkalan mengirimkan Surat Permohonan Lockdown Ruang IRD ke Bupati.

Hal itu dilakukan sebagai upaya melindungi tenaga kesehatan di UOBK RSUD Syamrabu.

dr Farhat menjelaskan, permohonan lockdown sementara ini hanya berlaku untuk Ruang IGD saja.

Ketika ada pasien baru Covid-19 akan diarahkan ke luar Bangkalan.

Baca juga: Lonjakan Pasien Covid-19 di Bangkalan, RSUD Dr Soetomo Surabaya Bantu Pasokan Obat dan Mobil PCR

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved