Breaking News:

Berita Bangkalan

Sesuai Hasil Rakor, Satgas Covid-19 Jatim Minta Pelayanan IGD RSUD Syamrabu Kembali Dibuka

Hasil rakor menghasilkan beberapa rekomendasi sehubungan dengan penutupan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syamrabu Bangkalan yang telah diumumkan

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
(Ki-Ka) Kadinkes Kabupaten Bangkalan, Sudyo, Komandan Korem 084/BJ Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, dan Kadinkes Propinsi Jatim, Herlina Ferliana usai gelar Rapat Koordinasi Tim Satgas Penanganan Covid-19 Propinsi Jatim secara mendadak di Pendapa Agung, Kabupaten Bangkalan, Minggu (6/6/2021). 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA, BANGKALAN – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Propinsi Jawa Timur meminta pihak manajemen RSUD Syamrabu Bangkalan kembali membuka pelayanan Instalasi Rawat Darurat (IRD) sambil menunggu persetujuan Bupati Bangkalan selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan.

Hal itu disampaikan Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Bangkalan melalui pers rilis usai rapat koordinasi antara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Propinsi Jawa Timur dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan di Pendapa Agung Bangkalan, Minggu (6/6/2021) malam.

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Bangkalan, Agus Sugianto Zain mengungkapkan, hasil rakor menghasilkan beberapa rekomendasi sehubungan dengan penutupan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syamrabu Bangkalan yang telah diumumkan Tutup Tanggal 5 sampai 8 Juni 2021.

“Pihak Manajemen RSUD Syamrabu diminta untuk membuka kembali pelayanan IGD per hari Minggu (6/6/2021)  agar tidak menutup akses pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Diberitahukan, masyarakat yang membutuhkan pelayanan IGD RSUD Syamrabu bisa terlayani kembali mulai besok, Minggu (6/6/2021) pukul 15.00 WIB,” ungkap Agus.

Sebelumnya, Surat Permohonan Lockdown Ruang IGD RSUD Syamrabu kepada Bupati Bangkalan ramai dijadikan status WhatsApp (WA) masyarakat, Sabtu (5/6/2021) sore.

Baca juga: Pemprov Jatim Siapkan Skema Penyekatan Kendaraan di Jembatan Suramadu Mulai Sisi Wilayah Bangkalan

Dalam surat bernomor 445/3340/433.102.1/2021 tertanggal 5 Juni 2021 yang ditandatangani Dirut RSUD Syamrabu Bangkalan, dr H Nunuk Kristianti Sp Rad  itu menyebutkan, perkembagan kasus penyebaran penularan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, khususnya di UOBK (Unit Organisasi Bersifat Khusus) dalam beberapa hari ini mengalami peningkatan kasus yang signifikan.

Disebutkan pula, adanya tenaga kesehatan di UOBK RSUD Syamrabu Bangkalan yang terkonfirmasi dan meninggal dunia, maka kami mohon kepada Bapak Bupati Bangkalan berkenan untuk memberikan izin menutup sementara pelayanan di IGD terhitung hari ini hingga tiga hari ke depan, 5-8 Juni 2021 (situasional).

“Apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang menyebabkan RSUD Syamrabu kekurangan faskes (fasilitas kesehatan), maka Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur telah menunjuk sejumlah rumah sakit di Surabaya sebagai rumah sakit penyangga.” pungkasnya.

Rakor tersebut dipimpin Komandan Korem 084/BJ Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Kepala Dinkes Propinsi Jatim Herlina Ferliana serta Wakil Bupati Bangkalan, Drs Mohni. Turut menghadiri, Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad, Komandan Kodim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, serta Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto.

Gelar rakor secara mendadak tersebut tidak lepas dari lonjakan signifikan pasien positif terkonfirmasi di Kabupaten Bangkalan, khususnya di Kecamatan Arosbaya yang menjadi agenda utama pembahasan dalam pertemuan tersebut.  (edo/ahmad faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved