Breaking News:

Berita Sumenep

Novita Rahayu Tularkan Ilmu ke Sumenep Madura, Beri Pelatihan Menjahit untuk IKM di Desa Ellak Laok

Desainer Novita Rahayu Purwaningsih sekaligus pelaku usaha Pejuang Muda Surabaya datang ke Kabupaten Sumenep, Madura untuk menularkan ilmu.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Desainer Novita Rahayu Purwaningsih sekaligus pelaku usaha Pejuang Muda Surabaya datang ke Kabupaten Sumenep, Madura untuk menularkan ilmu, Selasa (8/6/2021). 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Novita Rahayu Purwaningsih, sosok perempuan muda yang sukses dalam 

Perempuan yang telah memproduksi baju eksklusif itu diundang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep.

Hadirnya Couple Ware Collection ini menjadi narasumber dalam rangka Sosialisasi Kegiatan "Koordinasi, singkronisasi dan kebijakan percepatan pembangunan penyebaran dan perwilayahan industri (penataan sentra industri kasur) bagi para IKM Berbasis Industri Kreatif di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng pada Selasa (8/6/2021).

Novita Rahayu Purwaningsih dalam kesempatan itu terlihat tak mau diam.

Dia seperti tak ingin membuang waktu.

Novita Rahayu Purwaningsih saat memberikan pelatihan bagi warga atau IKM di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (8/6/2021).
Novita Rahayu Purwaningsih saat memberikan pelatihan bagi warga atau IKM di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (8/6/2021). (TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA)

Termasuk ketika TribunMadura.com melihat langsung saat memberikan praktek menjahit dan memotivasi bagi warga.

"Orang yang kreatif itu orang yang sangat beruntung, bisa bertahan dalam kondisi apapun. Karena orang kreatif itu selalu memunvulkan inovasi dan ide yang baru. Seperti dalam kondisi pandemi Covid-19," tuturnya sambil menunjukkan hasil karyanya di Balai Desa Ellak Laok.

Warga yang kebanyakan dari kalangan Ibu-ibu terlihat antusias menyimak dan mendengarkan paparan Owner Vira Collection tersebut, dan sambil diceritakan bagaimana bisa memanfaatkan barang yang tidak berguna bisa dimanfaatkan dan menjadi hasil yang ekonomis.

"Seperti masker yang saya buat sekarang ini dari bahan perca, tapi saya tidak pernah bilang kalau ini bahannya dari perca. Ini kualitas bahannya premium, padahal perca, tapi sudah saya kirim hingga ke Papua, Singkawang, Bontang dan Kalimantan Barat," ucapnya.

Kepada rekan media, Novita Rahayu Purwaningsih mengaku senang sekali saat memberikan program pelatihan praktek menjahit pada warga Sumenep.

"Saya senang sekali melihat warga antusias dalam pelatihan ini dan saya berikan pelatihan bagaimana berkreasi dari bahan berca untuk menghiasi bantal kapu, bantak kapu itu kan dimana-mana seperti itu dan kami berikan pelatihan bagaimana bisa berkreasi, inovasi, terlihat unik dan bernilai tinggi," terangnya.

Di tempat yang sama Kepla Bidang (Kabid) Pemberdayaan Industri dan Perdagangan Disperindag Kabupaten Sumenep, M Halil Rosihan jika program IKM ini membentuk sentra dari kasur bahan kapu.

"Kenapa harus sentra, karena nanti kumpulnya di satu titik ketika ada program pemerintah dan kenapa harus di Desa Ellak Laok ini, alasannya karena para pembuat kasur dari kapu ini dinilai masuk dalam bentuk sentra," kata M Halil Rosihan.

Hal ini katanya, kegiatan yang terus berkelanjutan dan terus akan dilakukan pendampingan dari Disperindag Sumenep.

"Disperindag terus melakukan pendampingan dan ini berkelanjutan hingga mahir, dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," harapnya.

Simak artikel lain terkait Kabupaten Sumenep, Novita Rahayu Purwaningsih, Madura

FOLLOW US:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved