Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Kasus Covid-19 di Bangkalan Terus Melonjak, DPRD Surabaya: Jangan Paksakan Pembelajaran Tatap Muka

Mencuatnya klaster Bangkalan dipastikan tampaknya berdampak serius kepada penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Swab test antigen pengendara di pintu masuk Jembatan Suramadu sisi Bangkalan menuju Surabaya, Minggu (6/6/2021) malam. 

Reporter: Nuraini Faiq | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terus melonjak.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Jatim, Senin (7/6/2021) kemarin, terdapat penambahan 40 kasus baru. Angka ini naik signifikan dari sehari sebelumnya yang terjadi penambahan 25 kasus Covid-19.

Mencuatnya klaster Bangkalan dipastikan tampaknya berdampak serius kepada penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya.

Aktivitas yang berpotensi menyebarkan Covid-19 harus menjadi atensi, termasuk rencana pembelajaran tatap muka (PTM) di Surabaya

Pembelajaran tatap muka di Kota Surabaya rencananya akan dimulai pada bulan Juli 2021.

Sembari menunggu penuntasan vaksinasi Covid-19 seluruh guru, Kota Surabaya sudah menggelar simulasi pembelajaran tatap muka.

"Jangan paksakan diri untuk belajar tatap muka. Klaster Bangkalan tidak bisa dianggap sepele. Apalagi disebut merupakan klaster baru," kata Ketua Komisi A Surabaya DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna, Rabu (9/6/2021).

Selain dianggap penyebarannya yang lebih cepat, varian baru bisa menyerang usia anak. Selama ini usai anak relatif jarang terserang paparan Covid-19. 

Pertiwi Ayu Krishna mengingatkan bahwa kesehatan siswa dan masyarakat lebih penting. Tidak perlu buru-buru untuk memaksakan diri belajar tatap muka di sekolah. 

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved