Breaking News:

Berita Bangkalan

Ulama Bangkalan Turun Tangan, Minta Warganya Patuhi Protokol Kesehatan, Demi Cegah Covid Meningkat

Satu di antaranya adalah menggunakan cara menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk mengingatkan pentingnya protokol kesehatan.

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Swab test antigen pengendara di pintu masuk Jembatan Suramadu sisi Bangkalan menuju Surabaya, Minggu (6/6/2021) malam. 

Reporter: Syamsul Arifin | Editor: Aqwamit Torik 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Upaya yang dilakukan untuk meredam penyebaran kasus Covid-19 di Bangkalan, Madura terus dilakukan banyak pihak.

Satu di antaranya adalah menggunakan cara menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk mengingatkan pentingnya protokol kesehatan.

Seperti yang diutarakan oleh Ketua MUI Bangkalan KH Syarifudin Damanhuri meminta para warga tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Sehubungan dengan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini belum reda bahkan cenderung meningkat, masyarakat diimbau untuk terus mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Agar memakai masker, mencuci tangan, dan tidak bepergian jika tak ada kepentingan," kata Kiai Syarifudin, Rabu (9/5/2021).

Sementara itu, Ketua Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan H. Abdul Hasan dan Pengurus Pondok Pesantren Syaikhona Muhammad Cholil, Muhammad Nassi Ashal mengatakan langkah ini untuk memproteksi keluarga dan kerabat dari bahaya virus Corona.

"Tetap menjaga kesehatan, menjaga imunitas tubuh, hal ini semata-mata demi kebaikan dan keselamatan bersama, semua keluarga dan kerabat," imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengatakan data terakhir per tanggal 8 Juni 2021, konfirmasi kasus di Bangkalan mencapai 1.899 kasus. 

Sedangkan total kasus aktif Covid-19 sebanyak 190 orang. Nico menyebut ada kenaikan 75 kasus dari hari sebelumnya. 

Lalu, ada satu pasien sembuh dengan kumulatif pasien yang sembuh ada 1.521.

Sedangkan pasien yang meninggal dunia ada empat orang sehingga total pasien meninggal ada 188 orang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved