Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Bangkalan Dapat Bantuan Tenaga Kesehatan dari Pemprov Jatim, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya

Bantuan tenaga kesehatan untuk penanganan kasus Covid-19 di Bangkalan diberikan oleh Pemprov Jatim, Polda Jatim, dan Kodam V Brawijaya.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Para tenaga kesehatan mengusir rasa lelah dengan cara berswafoto memanfaatkan waktu istirahat setelah disibukkan melakukan serangkaian rapid test antigen terhadap ribuan pengendara selama tiga hari penyekatan di akses Suramadu, Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Pemkab Bangkalan mendapatkan bantuan tenaga kesehatan dalam penanganan kasus Covid-19 di Bangkalan.

Bantuan tenaga kesehatan untuk penanganan kasus Covid-19 di Bangkalan diberikan oleh Pemprov Jatim, Polda Jatim, dan Kodam V Brawijaya.

Nantinya, para tenaga kesehatan tersebut akan dikirim untuk menyokong pasien Covid-19 di empat Puskesmas di Kabupaten Bangkalan.

Sebab, dalam beberapa hari terakhir, tenaga kesehatandi empat Puskesmas di Kabupaten Bangkalan itu minim lantaran banyak nakes yang telah terpapar Covid-19.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pengiriman nakes dari Pemprov Jatim, Polda Jatim, dan Kodam V Brawijaya dilakukan guna memastikan agar tidak ada layanan kesehatan yang terganggu akibat lonjakan kasus covid-19.

Baca juga: Pemprov Jatim, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya Kirim Bantuan Nakes ke 4 Puskesmas di Bangkalan

"Sekarang sedang disiapkan untuk mengirimkan tenaga kesehatan, dokter dan perawat di tiga Puskesmas di Arosbaya, di Klampis dan di Geger," kata Khofifah Indar Parawansa, Rabu (9/6/2021).

"Tadi Pak Bupati usul juga ditambahkan untuk puskesmas Kecamatan Bangkalan. Karena kita ingin memberikan kepastian bahwa layanan kesehatan harus tetap jalan terutama untuk rawat jalan di Puskesmas Puskesmas tersebut," sambung dia.

Oleh sebab itu, usai rakor dengan pimpinan dan forkopimda ini, rapat masih diteruskan untuk membahas secara teknis berapa kebutuhan tenaga kesehatan di empat lokasi puskesmas tersebut.

Lebih lanjut disampaikan Gubernur Khofifah bahwa pengiriman tenaga kesehatan ini juga akan dilakukan dengan pemetaan distribusi pasien dan juga tenaga kesehatan di rumah sakit rumah sakit rujukan covid 19 di Jawa Timur.

Sebagaimana diketahui bahwa Jawa Timur One Gate sistem dalam distribusi pasien ke rumah sakit rujukan covid-19. Maka distribusi tenaga kesehatan juga akan dilakukan berdasarkan prinsip jumlah keterisian pasien di rumah sakit rujukan, yang juga berkorelasi dengan beban tenaga kesehatan di setiap rumah sakit rujukan covid-19.

Baca juga: Pemkab Bangkalan Dapat Bantuan Dana Siap Pakai Rp 1 Miliar dari BNPB untuk Penanggulangan Covid-19

"Makanya malam ini juga akan dibahas termasuk bagaimana teknisnya mereka para nakes bisa bisa mendapatkan penugasan di empat puskesmas Kecamatan di Bangkalan," tandasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved