Breaking News:

Berita Surabaya

Jumlah Pasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura Naik Signifikan, Diprediksi akan Terus Bertambah

Kenaikan jumlah pasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura merupakan dampak ledakan kasus Covid-19 di Bangkalan.

TRIBUNMADURA.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Sejumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 saat terjaring dalam penyekatan di Jembatan Suramadu telah tiba di RS Lapangan Indrapura, Senin (7/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Terjadi peningkatan jumlah pasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya.

Jumlah pasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura mencapai 212 pasien, dari sebelumnya hanya merawat 51 pasien.

Kenaikan jumlah pasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura itu merupakan dampak ledakan kasus Covid-19 di Bangkalan.

"Terjadi penambahan kasus baru yang cukup signifikan," kata Penanggung Jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr IDG Nalendra Djaya Iswara SpB SpBTKV, Rabu (9/6/2021).

"Bisa dikatakan bahwa ratusan pasien baru itu adalah kiriman dari klaster Bangkalan," terang dia.

Baca juga: 59 Pekerja Migran asal Tuban Positif Covid-19, Satgas Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sebagaimana data yang terjadi, jumlah pasien yang dirawat di RS Lapangan Indrapura tersebut sebanyak 212 orang.

Sebanyak 116 di antaranya pasien laki-laki dan 96 adalah pasien perempuan.

Data tersebut tercatat dari update hingga pukul 20.00 WIB, dari total pasien tersebut, sebanyak 84 pasien di antaranya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sebanyak 52 pasien umum dan sebanyak 77 adalah pasien dari Bangkalan.

Tidak hanya itu, dalam catatan RSLI hingga malam ini diperkirakan akan ada 138 pasien inden.

Inden artinya masuk daftar tunggu. Namun posisi mereka ada di tempat karantina klaster Bangkalan.

Baca juga: Bangkalan Dapat Bantuan Tenaga Kesehatan dari Pemprov Jatim, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya

Mereka adalah calon pasien yang tengah nunggu proses transportasi untuk masuk RSLI. Para pasien ini juga menunggu administrasi.

Diprediksi jumlah itu akan terus bertambah mengingat tracing dan testing terus dilakukan.

Jika mereka ditemukan gejala langsung dikirim ke RSLI. Pasien yang saat ini dirawat adalah hasil Swab klaster Bangkalan. (Faiq)

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Warga Diimbau Tak Toron hingga Rapid Test di Arek Lancor Pamekasan

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved