Breaking News:

Berita Gresik

Polisi Periksa Enam Saksi Ledakan Tangki Metanol PT CAS di Gresik yang Tewaskan Lima Pekerja

Aparat Kepolisian dari Labfor Polda Jatim masih menyelidiki kasus meledaknya tanki metanol PT Citra Adi Sarana (CAS) Indonesia, Gresik.

UNSPLASH/LUKE JERNEJCIC
Ilustrasi ledakan. Aparat Kepolisian dari Labfor Polda Jatim masih menyelidiki kasus meledaknya tanki metanol PT Citra Adi Sarana (CAS) Indonesia, di Jalan Kapten Darmo Sugondo Gresik, yang menyebabkan lima pekerja meninggal, dan dua orang mengalami luka-luka kemarin, Selasa (8/6/2021). 

Reporter: Soegiyono I Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Aparat Kepolisian dari Labfor Polda Jatim masih menyelidiki kasus meledaknya tanki metanol PT Citra Adi Sarana (CAS) Indonesia, di Jalan Kapten Darmo Sugondo Gresik, yang menyebabkan lima pekerja meninggal, dan dua orang mengalami luka-luka kemarin, Selasa (8/6/2021).

Sejauh ini, Polres Gresik juga belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus meledaknya tanki metanol PT Citra Adi Sarana (CAS) Indonesia.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, mengatakan, jajaran penyidik unit III, tindak pidana tertentu (Tipiter) telah memeriksa enam orang saksi. 

"Untuk tersangka belum ada. Saat ini, baru enam saksi yang kami periksa," kata AKBP Arief. 

Dari musibah kecelakaan kerja yang ditimbulkan dari ledakan tangki besar tersebut, Kapolres AKBP Arief belum menjelaskan bagaimana penyebab tabung tersebut bisa meledak.

"Selanjutnya, kaki masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan Labfor Polda Jatim," imbuhnya. 

Dketahui, kecelakaan kerja di PT Citra Adi Sarana (CAS) Indonesia, Jalan Dharmo Sugondo, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas mengakibatkan lima pekerja tewas dan dua lainnya luka berat terjadi pada Selasa (8/6/2021), sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban yang meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina yaitu Septianingrum Dwi Putri (26), lajang, warga  Dusun Budimulya, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Yohanes Sahputra (22), warga dusun Bunder, Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah, Lamongan dan Mohammad Andik (32), lajang, warga Jalan Awikoen Tirta, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas. 

Sedangkan yang meninggal dunia dibawa ke RS Semen Gresik, Jalan RA Kartini, Kecamatan Kebomas yaitu Muhammad Burhanudin Alansori (22),  warga Desa Surodakan, dan Ibnu Athoillah (21), warga Desa Parakan. Keduanya dari Kecamatan /Kabupaten Trenggalek. Keduanya meninggal dunia.

Sedangkan yang luka bakar yaitu Nur Kholik (35), warga Jalan Usman sadar, Kelurahan Sukorame Gresik dan Ali Sofyan  (25), warga Mulyorejo Kabupaten Tulungagung. Keduanya mengalami luka bakar dan dirujuk ke RSUD Dr Soetomo.

Simak artikel lain terkait Kabupaten Gresik, RSUD Dr Soetomo, Polres Gresik

FOLLOW JUGA:

Penulis: Soegiyono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved