Breaking News:

Berita Sumenep

Warga Desa Ellak Laok Kabupaten Sumenep Dapat Pelatihan Membuat Sarung Bantal Sofa dari Kain Perca

Warga Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, mendapat pelatihan membuat sarung bantal sofa dari kain perca.

TRIBUNMADURA.COM/ZAINAL ARIF
Novita bersama warga di Balai Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, melakukan pelatihan membuat sarung bantal sofa dari kain perca, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep menggelar pelatihan membuat sarung bantal sofa dari kain perca di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Rabu (9/6/2021).

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Yogo Prakoso menjelaskan, pelatihan yang digelar di Balai Desa Ellak Laok ini didasari oleh beberapa faktor.

Satu di antara faktor itu, kata dia, yakni potensi Desa Ellak Laok yang menjadi desa dengan penghasil kapuk terbanyak di Kabupaten Sumenep.

Apalagi, katanya, mayoritas warga di sana adalah seorang penjahit dan tukang permak baju, yang memiliki kain-kain perca melimpah, sehingga pelatihan ini dianggap menjadi langkah yang tepat.

"Ini merupakan upaya agar warga dapat menciptakan produk yang bersaing agar sumber daya yang dimiliki dapat terserap dan menjadi sumber penghasilan bagi warga Desa Ellak Laok," ujarnya saat ikut hadir dalam pelatihan tersebut.

Baca juga: Komunitas Pengusaha Milenial Sampang, Wadah Baru bagi Pemuda yang Merintis Karier Jadi Pengusaha

Sebanyak 30 lebih warga sangat antusias dalam mengikuti pelatihan yang dipandu oleh Novita Rahayu Purwaningsih, owner Couple Ware Collection asal Surabaya.

Di sana, Novita mengajarkan cara membuat sarung bantal sofa kepada warga agar produk bantalnya terlihat menarik dimata konsumen.

Ia membimbing masyarakat, mulai dari mengumpulkan bahan-bahan kain perca, menuntukan model atau pola terlebih dahulu sebelum menjahit, menyusun kain perca, hingga menunjukkan cara menjahit yang rapi agar sarung bantal sofa terlihat bagus.

"Ibu-ibu, bapak-bapak, kalau kain yang kita gunakan berwarna merah maka kita menjahit dengan menggunakan warna apa? Ya warna merah. Seperti ini kalau menjahit agar rapi," ujar Novita sambil memperagakan di hadapan warga.

Melalui pemahaman yang diberikan, Novita berharap agar warga dapat menciptakan produk sarung bantal sofa yang unik agar kapuk yang dijadikan bantal dapat memiliki nilai jual yang lebih dan lebih banyak orang yang tertarik membeli.

Baca juga: Kisah Inspiratif Pengusaha Sukses asal Madura Uswatun Hasanah, Modal Gadai Tanah hingga Omzet Rp2 M

Pada akhir pelatihan, warga juga diberikan pelatihan membuat dompet dari kain perca oleh Novita.

Hal itu dilakukan secara mendadak, karena dorongan dari warga yang haus untuk belajar membuat produk-produk menarik lainnya. (zia)

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved