Breaking News:

Madura United

Madura United Gunakan Skuad Lama pada Ajang EPA 2021, Maksimalkan Pemain Muda dari 3 Kategori Usia

Madura United memastikan mengikuti ajang Elit Pro Academy (EPA) 2021, akan menggunakan skuad lama pada ajang itu.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KHAIRUL AMIN
Zia Ulhaq Abdurrahim, Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan. 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Manajemen Madura United akan menggunakan skuad lama pada ajang Elit Pro Academy (EPA) 2021.

Zia Ulhaq Abdurrahim, Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) menuturkan, akan ada penambahan pemain dalam skuadnya, terutama untuk skuad U-16 yang saat ini usianya sudah banyak masuk kategori U-18.

"Madura United konsisten, jadi pemain yang ada hari ini tetap kami jadikan sebagai pilihan, ada tiga kategori, 16,18, 20," kata Zia Ulhaq Abdurrahim pada surya.co.id ( grup TribunMadura.com ), Jumat (11/6/2021).

"Ada kenaikan, tim yang 16 akan menjadi 18, 18 ke 20, pemain-pemain itu yang akan kami maksimalkan, karena apa? Ini pembinaan, konsistensi itu penting," tambah pria akrab disapa Habib itu.

EPA merupakan kompetisi kelompok usia U-16, U-18, U-20 yang diikuti oleh klub-klub Liga 1.

Baca juga: Trik Gemilang Rahmad Darmawan Antisipasi Keroposnya Lini Belakang Madura United Jelang Kompetisi

Ajang tersebut kali terakhir diputar pada 2019 lalu.

Pada Musim 2020, EPA tidak digelar akibat pandemi Covid-19.

Kepastian EPA musim ini akan bergulir didapat berdasarkan hasil kongres PSSI yang dilangsungkan di Jakarta, akhir bulan Mei lalu.

Meskipun hingga saat ini belum dibahas secara teknis terkait jadwal dan regulasi yang akan dijalankan di EPA 2021, namun wacana yang beredar, EPA 2021 akan diputar bulan Juli mendatang.

Zia menuturkan, pihaknya tidak menuntut tim yang diturunkan nantinya harus meraih juara.

Baca juga: Percobaan Liga 1 2021 Dihadiri Suporter, Pelatih Madura United Sebut Butuh Kajian Panjang dan Matang

Terpenting baginya pemain yang diturunkan terus mengalami peningkatan positif.

"Mau juara atau enggak, yang penting pemain tersebut sudah ada dalam satu tim, dan dalam durasi yang panjang, sehingga membawa perubahan yang sehat ke depan bagi sepak bola Indonesia," pungkasnya. (amn).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved