Breaking News:

Berita Malang

Kisah Pilu Ketua RT di Malang Tertabrak Kereta Api, Sebelumnya Sempat Antar Istri ke Tempat Kerja

Ketua RT 09 RW 01 Kelurahan Kotalama Kota Malang, tewas tertabrak Kereta Api Matarmaja jurusan Malang - Jakarta usai mengantar istri ke tempat kerja.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Ketua RT 09 RW 01 Kelurahan Kotalama Kota Malang tewas tertabrak kereta api Matarmaja jurusan Malang - Jakarta di perlintasan tak berpalang pintu saat pulang mengantar istri ke tempat kerja, Minggu (13/6/2021) pagi. 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Usai mengantar istri ke tempat kerja, Ketua RT 09 RW 01 Kelurahan Kotalama Kota Malang, Jawa Timur, tewas tertabrak Kereta Api (KA) Matarmaja jurusan Malang - Jakarta.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Zaenal Zakse Gang I C, RT 06 RW 01, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Minggu (13/6/2021) pukul 09.30 WIB.

Kecelakaan berawal dari Ernestyo, warga Jalan Zaenal Zakse Gang I B, RT 09 RW 01, Kec. Kedungkandang mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit nopol N 2155 AT sekaligus mengantarkan istrinya bernama Lila untuk bekerja di sebuah PO bus di Kota Malang.

Berdasar informasi, warga sekitar sempat memperingatkan mereka. Akan tetapi, mereka tetap melintasi rel tanpa palang itu memakai sepeda ontel.

Seorang warga sekitar yang juga merupakan saksi mata, Sinta (51) mengatakan, pria berusia 60 tahun tersebut tertabrak kereta api saat menyeberangi pelintasan tak berpalang.

"Korban berjalan dari arah barat ke timur. Saat di perlintasan, korban saya teriaki dan saya beri aba-aba kalau ada kereta api akan lewat. Namun, korban tidak melihat kanan kiri dan tetap berjalan. Tak lama, korban beserta motornya tertabrak kereta api Matarmaja jurusan Malang - Jakarta yang berjalan dari arah utara ke selatan," ujarnya kepada TribunMadura.com.

Akibat kejadian itu, korban terpental sejauh 10 meter dan langsung tewas di lokasi kejadian.

Warga sekitar langsung menghubungi Polsek Kedungkandang. Tak berselang lama, Polsek Kedungkandang beserta tim medis RJT tiba di lokasi kejadian.

Setelah itu, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Sementara itu Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi mengungkapkan, penyebab kecelakaan karena korban tidak berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

"Korban menganggap biasa saja saat melintas disitu. Korban pun sudah diteriaki oleh warga, kalau ada kereta yang melintas. Tapi tetap saja, korban terus berjalan dan akhirnya kereta api menabrak bagian belakang sebelah kiri motor korban. Membuat korban terpental sejauh 10 meter dan meninggal dunia, karena mengalami luka parah di bagian kepala," bebernya.

Yusuf juga menambahkan, saat ini jenazah korban masih berada di Kamar Jenazah RSSA Malang.

"Jenazah masih berada di Kamar Jenazah RSSA. Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga korban, untuk segera datang ke Kamar Jenazah," tandasnya.

Simak artikel lain terkait Kota Malang, Polsek Kedungkandang, Kereta Api

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved