Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Pengetatan di Terminal Kota Bangkalan, Dishub Jatim: Wajib Rapid Test Antigen bagi Seluruh Penumpang

Dinas Perhubungan Jawa Timur terus menggalang sinergitas dengan melakukan penyekatan dan rapid test antigen di sejumlah titik mobilitas masyarakat.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur melakukan pengetatan bagi setiap penumpang bus yang hendak keluar Bangkalan dengan pemeriksaan rapid antigen di Terminal Kota Bangkalan, Minggu (13/6/2021). 

Reporter: Ahmad Faisol| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan Jawa Timur terus menggalang sinergitas dengan melakukan penyekatan dan rapid test antigen di sejumlah titik mobilitas masyarakat.

Itu dilakukan sebagai upaya mengembalikan Bangkalan ke zona kuning atau beresiko rendah penyebaran Covid-19.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalulintas dan Angkutan Jalan (UPT P3 LLAJ) Bangkalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, A Wahab mengungkapkan, pihaknya juga melakukan pengetatan di Terminal A Kota Bangkalan dengan wajib rapid test antigen bagi seluruh penumpang angkutan umum, khususnya Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

“Sesuai arahan pimpinan, hanya penumpang lengkap dengan dokumen rapid test antigen yang boleh jalan. Kalau semua penumpang sehat, non reaktif Covid-19, sopir tenang dan penumpang yang lain juga tenang,” ungkap Wahab kepada Surya, Minggu (13/6/2021).

Ia menjelaskan, pihaknya memberikan kemudahan dengan menghadirkan pihak ketiga, petugas Fortuna Laboratorium, di terminal dengan harapan para penumpang tidak perlu pergi ke puskesmas atau ke rumah sakit untuk keperluan rapid test antigen.

“Atau mereka bisa mendapatkan gratis di akses Suramadu, silahkan di mana saja. Terpenting saat para penumpang hendak berangkat melalui terminal sudah mempunyai keterangan telah diperiksa rapid antigen. Sehingga ketika diperiksa di penyekatan di sisi Surabaya, buktinya ada,” tegasnya.  

Sebelumnya, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) menyampaikan, tercatat sebanyak 60 orang yang hendak menuju Surabaya dinyatakan positif terkonfimrasi hasil dari penyekatan di akses Suramadu sisi Bangkalan dan Pelabuhan Kamal dalam kurun waktu empat hari, 7-10 Juni 2021.

Hal itu disampaikan Ra Latif di hadapan di hadapan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam kunjungan kerja di Pendapa Agung Bangkalan, Sabtu (12/6/2021).

Selama empat hari, pemeriksaan rapid antigen di akses Jembatan Suramadu telah dilakukan terhadap 4.078 orang dengan hasil, sejumlah 76 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Hasil pemeriksaan Swab PCR, 49 orang dinyatakan positif terkonfirmasi.

Di Pelabuhan Kamal, rapig test antigen dilakukan terhadap 693 orang dengan hasil 24 orang dinyatakan reaktif dan 11 orang di antaranya terkonfimrasi positif Covid-19 hasil pemeriksaan Swab PCR.

Wahab menambahkan, pihaknya telah mensosialisasikan melalui edaran kepada para pihak PO bus bahwa ada persyaratan rapid test antigen bagi setiap penumpang yang hendak melakukan perjalan.

“Namun praktek di lapangan masih banyak penumpang yang belum memilik dokumen antigen, seharusnya PO menyampaikan kepada agen, agen menyampaikan kepada penumpang bahwa ada persyaratan antigen sekarang,” pungkas Wahab.

Simak artikel lain terkait Dinas Kesehatan, Kabupaten Bangkalan, Madura

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved