Berita Ponorogo

Kebakaran Toko di Ponorogo, Polisi Lakukan Olah TKP dan Temukan Barang Diduga Pemicu Kebakaran

Barang-barang yang diamankan tersebut merupakan barang yang dicurigai menimbulkan korsleting listrik lalu meledak dan terbakar.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran yang terjadi di Toko Hayati Agung, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Bangunsari, Ponorogo, Senin (14/6/2021) 

Reporter: Sofyan Arif Candra| Edito: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Personil kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran yang terjadi di Toko Hayati Agung, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Bangunsari, Ponorogo, Senin (14/6/2021).

Dalam olah TKP tersebut, personil kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari kipas angin, setrika, cas handphone, kabel dan barang-barang lain yang terbakar di toko textile tersebut.

"Kita memfaktakan yang sebenarnya terjadi. Kita ambil barang bukti dan menentukan titik yang kita curigai sesuai dengan keterangan saksi korban maupun saksi yang ada," kata Kapolsek Ponorogo, AKP Haryo Kusbintoro, Senin (14/6/2021).

Bibin, sapaan akrabnya mengatakan barang-barang yang diamankan tersebut merupakan barang yang dicurigai menimbulkan korsleting listrik lalu meledak dan terbakar.

Baca juga: Setop Bakar Sampah Sembarangan! Berpotensi Terjadi Kebakaran Terutama saat Musim Kemarau

"Memang dugaan kuatnya akibat korsleting listrik dari salah satu kamar (di lantai 2)," tambahnya.

Lebih lanjut, Bibin mengatakan kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.

"Ini tidak diasuransikan. Total kerugiannya Rp 1,5 miliar karena ada 3 toko yang terbakar, bangunan, barang-barang di dalam kamar," terang Bibin.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di Toko Textile Hayati Agung, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Bangunsari Ponorogo, Sabtu (12/6/2021) malam.

Api mulai muncul dari lantai dua toko textile milik Haji Gunadi tersebut.

Saksi yang sekaligus adik ipar korban, Winarno mengatakan lantai dua bangunan tersebut adalah ruang keluarga yang berisi kamar-kamar.

"Mungkin korsleting listrik, lalu menjalar sampe terbakar," kata Winarno, Sabtu (12/6/2021).

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang berada di dalam rumah.

"Mungkin 5-6 orang. Tapi mereka tidak apa-apa kok, saat ini istirahat," lanjutnya. 

Winarno mengatakan dalam satu komplek tersebut ada beberapa bangunan yaitu toko kain, toko pakaian, dan toko besi.

"Miliknya orang satu ya Haji Gunadi itu," pungkasnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved