Breaking News:

Berita Sampang

Pengamen Asal Pamekasan Nekat Curi 2 HP di Dashboard Motor, Sudah Dua Kali Beraksi di Tempat Berbeda

Pengamen asal Pamekasan nekat mencuri handphone di dashboard sepeda motor sebanyak dua kali. Tersangka akhirnya dibekuk jajaran Polres Sampang.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
istimewa
Pengamen asal Pamekasan mengincar dan mencuri HP yang ditaruh di dashboard motor. 

Reporter: Hanggara Pratama| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pencuri spesialis Handphone (HP) pada dashboard sepeda motor dibekuk jajaran Polres Sampang. Pelaku adalah Fathorrohman alias Rohman, 25, warga Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

Pria yang berprofesi sebagai pengamen tersebut nekat mencuri handphone di dashboard sepeda motor sebanyak dua kali.

Kasubag Humas Polres Sampang, Iptu Sunarno mengatakan, modus tersangka adalah keliling menaiki sepeda motornya untuk mencari sasaran yaitu orang yang yang menaruh handphone di dashboard sepeda motor.

Setelah menemukan sasaran, tersangka membuntuti dan mencari kelengahan dari korban untuk mengambil handphone yang berada di dashboard sepeda motor korban

"Pengakuan tersangka, telah mencuri handphone sebanyak dua kali dengan tempat kejadian perkara yang berbeda," ujarnya.

"Dua lokasi itu di Jalan Gelatik Kelurahan Gunung Sekar dan Jalan Rajawali Kelurahan Rong Dalem, Kecamatan Sampang," imbuh dia.

Ia menambahkan, setelah mendapatkan laporan dari warga kurang dari 2 x 24 jam dari kejadian, tersangka berhasil diamankan, tepatnya pada 13 Juni 2021, sekitar 14.30 WIB.

Tersangka diamankan di rumah kost tersangka yang berlokasi di seputaran Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Sampang.

"Tersangka diamankan tanpa adanya perlawanan, pada saat itu dia sedang bersantai di dalam kosannya," terangnya.

Sementara, dari kejadian tersebut, Satreskrim Polres Sampang menyita satu unit handphone Merk Realme C2 warna biru, dan satu unit handphone Merk VIVO Y12s warna Glacier Blue.

Serta satu unit Sepeda motor Beat Warna Hitam Nopol M 2627 CU milik tersangka dan Tamborin warna merah yang dipakai saat mengamen.

"Akibat dari perbuatanny tersangka dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman selama 5 tahun penjara," tegas Iptu Sunarno.

Simak artikel lain terkait Kasus Pencurian, Kabupaten Sampang, Madura

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved