Breaking News:

Berita Pamekasan

Anggota Polres Pamekasan Gelapkan 8 Mobil Komunitas Pejuang Rupiah, Ini Modus Licin yang Dipakai

Komunitas Pejuang Rupiah melaporkan polisi ke bagian Unit Provost Polres Pamekasan karena menggelapkan 8 unit mobil rental. Begini modus licinnya!

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Sejumlah mobil rental milik KPJ yang dikembalikan Provost Polres Pamekasan, Madura, Rabu (16/6/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Seorang warga Pamekasan Madura Jawa Timur melaporkan seorang polisi ke bagian Unit Provost Polres Pamekasan karena menggelapkan delapan unit mobil rental milik warga Pamekasan.

Sementara itu, pelapor merupakan Komunitas Pejuang Rupiah.

Unit Provost Polres Pamekasan, Madura, membantu mengembalikan lima dari delapan unit mobil rental milik Komunitas Pejuang Rupiah (KPJ) yang digelapkan oknum anggota polres setempat.

Kasi Propam Provost Polres Pamekasan, Iptu Eko Budi mengatakan, sementara ini, dari 8 mobil yang digelapkan oleh anggota Polres Pamekasan, masih berhasil dikembalikan sebanyak lima unit.
Sedangkan berdasarkan data yang dihimpun TribunMadura.com, total jumlah unit mobil rental yang digelapkan oknum anggota Polres Pamekasan berinisial DS itu sebanyak delapan unit. 
Namun dari jumlah itu, baru lima unit yang berhasil dikembalikan.
Kelima unit mobil yang sudah dikembalikan itu masing-masing mobil bermerek Daihatsu Sigra berplat nomor M 1366 AM, Suzuki Ertiga berplat nomor M 1949 NA, Daihatsu Sigra berplat nomor L 1841 FH, Daihatsu Grand Max berplat nomor M 1419 BO, dan Daihatsu Sigra berplat nomor W 1565 YI.
"Yang lima ini, kami serahkan dulu kepada Komunitas Rental Pejuang Rupiah, sedangkan tiga lainnya menyusul, karena oknum anggota kami yang menggelapkan mobil rental ini masih mengupayakan untuk mengembalikan," kata Iptu Eko Budi, Kamis (17/6/2021).
Tiga unit mobil lainnya yang belum dikembalikan diantaranya mobil Honda Mobilio, Daihatsu Sigra dan Daihatsu Xenia. 
Iptu Eko Budi menyatakan akan terus meminta oknum anggotanya berinisial DS itu untuk segera mengembalikan mobil rental milik Komunitas Pejuang Rupiah yang digelapkan tersebut, karena pelaku merupakan abdi negara.
Sedangkan, Ketua Komunitas Rental Pejuang Rupiah, Sanigereh berharap, ketiga unit mobil yang digelapkan oknum anggota Polres Pamekasan itu bisa segera dikembalikan, sehingga mereka bisa bekerja kembali.
"Mobil milik teman-teman yang direntalkan ini kan semuanya merupakan mobil kredit, dan jika tidak bisa bekerja seperti ini, kita kan rugi," katanya.
Ia yakin, institusi polres sebagai lembaga penegak hukum dan pengayom masyarakat bisa menuntaskan kasus yang dilakukan oknum anggotanya tersebut, karena hal itu menyangkut citra dan nama baik institusi negara.
"Dasar keyakinan ini, karena Polres sebagai institusi penegak hukum dan pengayom masyarakat tentu tidak ingin akan dicap sebagai penindas rakyat," kata Sanigereh yang juga korban dalam kasus penggelapan mobil rental yang dilakukan oleh oknum anggota polisi berinisial DS itu.
Kasus penggelapan mobil rental ini berawal, saat oknum polisi berinisial DS tersebut datang ke basecamp Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah di Desa Tobungan bersama istrinya.
Tanpa rasa curiga, Sanigereh langsung menyetujui keinginan DS. 
Karena dalam pandangan Sanigereh, yang bersangkutan tidak akan berbuat neko-neko.
Dalam kurun beberapa hari kemudian, DS datang lagi ke komunitas ini untuk menyewa mobil rental, dengan alasan akan digunakan oleh familinya dan berbagai macam keperluan bisnis, hingga total unit kendaraan yang disewa sebanyak delapan unit.
Saat waktu pengembalian tiba, sesuai dengan kesepakatan antara penyewa dengan pihak Komunitas Rental Pejuang Rupiah, mobil yang disewakan kepada oknum anggota Polres Pamekasan ini belum juga dikembalikan.
Saat itu, korban berupaya menghubungi yang bersangkutan.
Namun unit mobil yang dirental belum juga dikembalikan, hingga akhirnya DS dilaporkan ke Provost Polres Pamekasan.

Simak artikel lain terkait Madura, Kabupaten Pamekasan, Penggelapan Mobil

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved