Breaking News:

Virus Corona di Malang

Antisipasi Covid-19 Varian Baru, Kabupaten Malang Siap Galakkan 3T dan Percepat Vaksinasi Massal

Pemkab Malang tidak tinggal diam soal penyebaran Covid-19 varian baru yang penularannya jauh lebih cepat dibanding sebelumnya.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat. 

Reporter: Erwin Wicaksono  | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menyadari Covid-19 varian baru begitu berbahaya.

Wahyu Hidayat menyakini, penularan Covid-19 varian baru jauh lebih cepat dibanding sebelumnya.

Ia menuturkan, Pemkab Malang tidak tinggal diam soal penyebaran Covid-19 varian baru tersebut.

"Kami menggalakkan 3T (testing, tracing, treatment), kemudian memperketat posko, kemudian terkait penanganan dari satgas juga harus diawasi,” ujar Wahyu ketika dikonfirmasi, Rabu (16/6/2021).

Kata Wahyu, Pemkab Malang akan menyanggupi perintah Presiden Jokowi soal percepatan vaksinasi secara massal.

Baca juga: Warga Bojonegoro Terpapar Covid-19 Varian India, Awalnya Ikut Rombongan Perjalanan dari Bangkalan

Sebelumnya, Pemkab Malang telah menyuntikkan lebih dari 1.800 vaksin Sinovac kepada warganya.

“Vaksinasi tentu kita akan berikan tambahan lagi, dari Pak Presiden per 1 Juli 2021 itu sidah ada 1 juta yang disalurkan per hari,” beber Wahyu.

Anggaran APBD Pemkab Malang terkena refocusing sehingga jumlahnya menjadi Rp 3,8 miliar dari sebelumnya Rp 4,2 miliar.

Refokusing tersebut sejatinya digunakan untuk penanganan Covid-19.

"Penganggaran yang sudah dibuat melalui Kementerian Keuangan dan Kemendagri, agar refokusing ini segera dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19," kata dia.

"Karena di beberapa daerah meskipun sudah dilakukan refokusing, tapi belum optimal pemanfaatan biayanya untuk penanganan Covid-19,” jelas mantan Kepala DPKPCK Kabupaten Malang itu. (ew)

Baca juga: Covid-19 Varian India Bisa Menjangkit Orang yang Sudah Divaksin, Warga Bojonegoro Jadi Contohnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved