Breaking News:

Berita Jawa Timur

Bangkalan Zona Merah Covid-19, Zonasi per Kecamatan dan Rekom Satgas Acuan Pembelajaran Tatap Muka

Nasib pembelajaran tatap muka di Kabupaten Bangkalan setelah ditetapkan menjadi zona merah Covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
ilustrasi - pembelajaran tatap muka 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, rencana dimulainya pembelajaran tatap muka pada 5 Juli 2021 tetap mengacu di surat edaran SKB 4 menteri, yaitu Mendikbud, Menkes, Menag, dan Mendagri.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, selama belum ada perubahan aturan, maka SKB tersebut yang menjadi acuan pelaksanan pembelajaran tatap muka di Jawa Timur.

"Saya minta tolong kepada Bupati Walikota untuk ngitung kembali terkait pembelajaran tatap muka. PTM masih sesuai SE tang lama yaitu SKB empat menteri, masih pakai itu," kata Gubernur Khofifah, Kamis (17/6/2021).

Menghitung yang dimaksud adalah terkait kapasitas dan zonasi, serta jika ada tenaga guru yang belum divaksin dan juga sarana dan prasarana pembelajaran yang aman bagi para siswa, dan agar mereka aman dari paparan serta pernularan covid-19.

Terkait zonasi, ada satu zona merah Covid-19 di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Bangkalan.

Baca juga: Simak Gejala Covid-19 Varian Baru, Penderita Merasakan Kesadaran Berkurang hingga Gangguan Tidur

Namun Khofifah menegaskan, bukan berarti di Kabupaten Bangkalan tidak ada pembelajaran tatap muka

Sebab, sesuai SE gubernur yang telah ia terbitkan, acuan zonasi pembelajaran tatap muka di Jawa Timur adalah kecamatan.

"Surat edaran saya waktu itu, basisnya adalah per lecamatan. Jadi tolong dikomunikasikan dengan Satgas per kecamatan," katanya.

"Nah kaitan dengan Bangkalan, Bangkalan ini 4 kecamatan kategori zona merah. Yaitu Kecamatan Arosbaya, Klampis, Geger dan kota," tegas Khofifah.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau kawasan BPWS Bangkalan untuk penyiapan tempat isolasi dan karantina terpusat bagi pasien covid-19 dari Bangkalan, Senin (14/6/2021).
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau kawasan BPWS Bangkalan untuk penyiapan tempat isolasi dan karantina terpusat bagi pasien covid-19 dari Bangkalan, Senin (14/6/2021). (Dok Humas Pemprov Jatim.)

Baca juga: Nasib Sekolah Tatap Muka di Bangkalan saat Kasus Covid-19 Naik, Ini Kata Kepala Dindik Jatim

Bahkan saat ini juga sedang dihitung kecamatan Burneh apakah masuk zona merah atau tidak, berdasarkan 14 kategori.

Oleh sebab itu semua ditegaskan Khofifah sedang dalam koordinasi yang tegas.

Sebagaimana diketahui bahwa Mendikbud memutuskan untuk pembelajaran tatap muka digelar mulai 5 Juli 2021 mendatang.

Sejumlah provinsi di Indonesia memberikan arahan berbeda-beda. Seperti Jabar dan Jateng memutuskan untuk menunda PTM di zona merah Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved