Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut di Jalur Menikung Sarangan Cemoro Sewu Tewaskan Bayi Tujuh Bulan, Diduga Rem Blong

Kecelakaan maut menewaskan seorang bayi tujuh bulan di jalur turunan menikung Sarangan - Cemoro Sewu. Didiuga karena rem blong.

Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Kecelakaan lalu lintas di atas Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Selasa (15/6/2021). 

Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - Kecelakaan maut antara dua sepeda motor di Jalan Raya menuju Cemoro Sewu, Sarangan, Magetan, Jawa Timur, menyisakan duka. Korban kini bertambah menjadi tiga orang.

Awalnya, kecelakaan ini menewaskan bayi 7 bulan, kini bertambah dua orang lagi yang meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (16/06/2021) pukul 13.47 WIB.

Sebelumnya, kecelakaan ini melibatkan pengendara sepeda motor Merek Honda Vario dengan Nopol AB 6428 JA kontra kendaraan roda dua Merek Honda PCX provit.

Vario dikendarai seorang pria Bangkit Tohari (25) berboncengan dengan AZ (23) dan membawa balita berusia 7 bulan mereka warga Klaten Jawa Tengah.

Sedangkan pengemudi kendaraan roda dua merk honda PCX provit teridentifikasi berinisial Sriyono (41) warga Lippo Cikarang Bekasi dan RY (41) warga Grogol, Sukoharjo.

Bayi tujuh bulan bernama Ibrahim tewas saat terjadi kecelakaan di jalur turunan menikung Sarangan - Cemoro Sewu Karanganyar Jawa Tengah.

Korban sebenarnya sempat dilarikan ke puskesmas untuk mendapat perawatan namun nyawanya tidak tertolong karena luka berat di bagian kepala.

Kecelakaan maut  tersebut terjadi pada Selasa (15/6/2021) diduga karena rem blong.

Suryani menjelaskan, kronologi kecelakaan itu berawal saat motor Honda Vario dengan nomor polisi AB 6428 JA melaju dari arah barat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved