Berita Tuban

Mabuk Miras, Pemuda di Tuban Ngamuk, Rusak Balai Desa dengan Tangan Kosong hingga Masuk Rumah Sakit

Gara-gara mabuk setelah mengkonsumsi minuman keras (miras) jenis arak bersama dengan teman-temanya, seorang pemuda tiba-tiba mengamuk.

TRIBUNJATIM.COM/M Sudarsono
Kondisi Kantor Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Tuban setelah terjadinya perusakan. 

Reporter: Mochamad Sudarsono| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Gara-gara mabuk setelah mengkonsumsi minuman keras (miras) jenis arak bersama dengan teman-temanya, seorang pemuda tiba-tiba mengamuk.

Dia melakukan perusakan Kantor Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Sabtu (19/6/2021).

Akibat kejadian itu, sejumlah fasilitas umum, juga beberapa bagian bangunan di kantor desa tersebut rusak, termasuk kaca pintu dan jendela. Tak hanya itu, pelaku juga mengalami luka-luka. Saat ini yang bersangkutan dirawat di rumah sakit. Tangan pelaku terluka karena memukul kaca.

Data yang dihimpun TribunMadura.com, pelaku bernama Teguh (25), warga Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Penrusakan itu dilakukan kemarin malam saat pelaku selesai minum arak di warung yang ada di Kecamatan Kerek.

Pemuda tersebut datang ke warung dengan dua orang temennya dan membawa dua sepeda motor. Setelah minum miras jenis arak, pemuda tersebut hendak pulang bersama-sama. Pelaku dibonceng oleh temannya yang bernama Tasnadi.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa mengatakan, tiga orang merupakan warga setempat yaitu Tasnadi, Sudarto dan Teguh sedang minum-minuman keras jenis arak.

Setelah selesai pesta miras, Tasnadi memboncengkan Teguh. Sedangkan Sudarto mengendarai kendaraan sendiri untuk pulang ke rumah.

Namun saat tiba di lokasi, Teguh loncat dari kendaraan lalu masuk Balai Desa lewat pintu depan.

Kemudian merusak kaca pintu dengan menggunakan tangan kosong.

"Sudah berusaha ditenangkan oleh dua temannya, namun tidak bisa. Pintu kantor kepala desa dirusak dan Teguh luka di bagian lengan tangan kanan akibat pecahan kaca yang dipukul," ujar Adhi kepada wartawan, Sabtu (19/6/2021).

Kasat Reskrim menjelaskan, setelah mengalami luka di tangan, pelaku pengerusakan langsung dibawa oleh kedua temannya ke puskesmas setempat.

Namun karena butuh penanganan lebih, akhirnya dirujuk ke RSUD Dr R.Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan medis.

Adapun barang bukti atas kejadian tersebut berupa pecahan kaca.

"Pelaku hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit, karena masih mengalami luka di tangan," pungkasnya.

FOLLOW JUGA:

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved