Pos Penyekatan Suramadu Dibubarkan

Usai Dibubarkan, Posko Penyekatan Suramadu dan Pemeriksaan SIKM Digeser ke Zona Merah Bangkalan

Polda Jawa Timur membubarkan pos penyekatan Suramadu baik sisi Surabaya maupun sisi Bangkalan. Digeser ke zona mearah di 5 kecamatan di Bangkalan.

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Tenda pos penyekatan dan pemeriksaan rapid antigen di pintu Jembatan Suramadu sisi Bangkalan sudah tidak ada lagi setelah dibongkar pada Rabu (23/6/2021) pukul 00.45 WIB. 

Reporter: Syamsul Arifin| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polda Jawa Timur membubarkan pos penyekatan Suramadu dan swab antigen di Suramadu baik sisi Surabaya maupun sisi Bangkalan.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Gatot Repli Handoko menjelaskan, pembubaran posko tersebut karena dinilai angka kasus positif terjadi penurunan.

Pantauan TribunMadura.com, pos penyekatan Suramadu digeser ke zona merah di lima kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan lima kecamatan itu juga dilaksanakan PPKM Mikro. 

"Penyekatan digeser ke zona merah di delapan desa lima kecamatan PPKM mikro," katanya, (23/6/2021).

Nah, di delapan zona merah dan beberapa wilayah di Madura akan digelar penyekatan guna memeriksa Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM. 

"Itu yang kita gunakan di fullkan ke hulunya nantinya pemeriksaan SIKM dilakukan di sana, ada beberapa pos penyekatan di Sampang, Bangkalan yang di sana akan diminta SIKMnya," lanjut Gatot. 

Di Jembatan Suramadu sudah tidak ada lagi pemeriksaan SIKM.

Penyekatan digeser ke delapan desa di lima kecamatan zona merah di Bangkalan dan penyekatan di Sampang, serra daerah lain di Madura

Dibongkarnya pos penyekatan di Jembatan Suramadu ini, lanjut Gatot, karena setelah dilakukan analisa dan evaluasi, ada penurunan kasus dari warga yang di swab di penyekatan Suramadu.

"Penyekatan di Suramadu kan sudah 14 hari dan kita analisa terus sudah ada penurunan masyarakat yang positif Covid-19, makanya kita bergesernya ke delapan desa di lima kecamatan tersebut," ungkap Gatot.

Selain itu, Gatot mengatakan ada sejumlah petugas gabungan yang akan bekerja sama dalam penanganan Covid-19 di Bangkalan.

Simak artikel lain terkait Covid-19 di Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Polda Jatim

FOLLOW JUGA:

"Ada petugas gabungan dari TNI dan pemerintah. Ada juga petugas dari Polda, Kodam V/Brawijaya. Ada pasukan Brimob yang membantu penyekatan, lalu petugas lainnya ada yang membagi sembako dan bantuan. Selain itu, ada petugas yang ikut mengawasi proses vaksinasi," jelasnya.

Dari seluruh upaya ini, Gatot berharap penyebaran Covid-19 di delapan desa berzona merah yang ada di lima kecamatan Bangkalan bisa segera diatasi.

"Harapan kedepannya delapan zona merah ini bisa menjadi zona oranye, kuning, bahkan bisa hijau," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved