Breaking News:

Madura United

'Dosa' Lama Pemain Madura United Disorot Rahmad Darmawan, Jadi Catatan Pelatih saat Latihan Bersama

Rahmad Darmawan masih menemukan dosa lama yang dilakukan pemain Madura United saat berlatih bersama dengan Putra Jombang.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Dok Madura United
Pemain Madura United, David Laly dihadang pemain Putra Jombang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan mengungkapkan, masih menemukan kesalahan lama atau 'dosa' timnya saat berlatih bersama dengan Putra Jombang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Rahmad Darmawan menyebut, dosa lama tim Madura United yang masih terjadi hingga kini yakni terlalu berani mengambil risiko kehilangan bola di area pertahanan sendiri.

"Dribling gak penting, yang harusnya main simpel dibawa, masih mau menyusahkan diri sendiri," kata Rahmad Darmawan seusai latihan bersama, Kamis (24/6/2021).

"Tapi itu menurut saya gak terlalu sulit untuk kami ingatkan mereka, karena saya sudah lama gak melihat momen-momen kayak itu, hari ini saya melihat pemain lakukan itu kembali," tambahnya.

Akibat catatan tersebut, pada laga yang berkesudahan 2-0 bagi Madura United, paruh babak pertama, strategi yang diterapkan berjalan tidak maksimal.

Baca juga: Dua Pekan Jelang Kompetisi Liga 1 2021, Madura United Rencanakan Gelar Empat Kali Latihan Bersama

Pada laga ini, dijelaskan Rahmad Darmawan, timnya menerapkan strategi menunggu lawan di sepertiga tengah untuk kemudian menyerang dari sisi tengah secara cepat.

"Di babak pertama tadi oke, kami dapat sekitar 20 menit momen-momen itu dibuat, tapi setelah itu mulai kehilangan momentum," papar pelatih asal Lampung tersebut.

"Anak-anak gak berani inisiatif kapan pressing kapan menunggu, jadi pemahaman taktik ini yang harus saya perjelas lagi sama mereka," tambahnya.

Beruntung di babak kedua pada laga hari ini, strategi yang diinginkan RD berjalan lancar.

"Babak kedua tadi oke, berjalan dengan baik, karena memang kami sudah kasih lebih spesifik mengenai kapan men-delay dan kapan melakukan presing. Tentu saja kami harus tajam lagi," pungkas RD. (amn).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved