Breaking News:

Berita Surabaya

Sebelum Berangkat Begal di Surabaya, Komplotan Begal ini Gelar Pesta Sabu, ini Kronologi Aksinya

Terdakwa Fiski berniat mengambalikan kendaraan Suzuki Satria bernopol L 2821 RD milik tetangganya Mifbahul Ulum setelah diservis. 

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Syamsul Arifin
Terdakwa begal di Surabaya saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (25/6/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pesta sabu sebelum berangkat begal, komplotan jambret ini akhirnya diadili.

Komplotan jambret terdiri dari dua orang Moh. Lutfi alias Yakuza dan Fiski Ananda Setyono alias Jeng-Jeng tak berkutik saat diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya

Selain melakukan curas keduanya terlebih dulu mengkonsumsi sabu.

Hal ini tertuang dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa penuntut umum I Gede Willy Pramana. 

Kejadian bermula pada 12 Februari 2021 pukul 18.00 WIB, terdakwa Fiski berniat mengambalikan kendaraan Suzuki Satria bernopol L 2821 RD milik tetangganya Mifbahul Ulum setelah diservis. 

Sebelum berangkat, keduanya terlebih dahulu menggunakan sabu-sabu. 

Kemudian terdakwa Fiski berinisiatif mengajak Lutfi menjambret di kawasan Surabaya.

Baca juga: Begal Payudara di Kota Malang Ditangkap, Menyasar Mahasiswi Sepulang dari Mal, Begini Modus Liciknya

Lutfi pun sepakat, mereka berangkat dari Jalan Bambe, Gresik menuju ke Jalan Mastrip, Surabaya

“Kemudian Fiski alias Jeng-jeng duduk dibelakang sebagai eksekutor sedangkan Lutfi yang mengemudikan sepeda motor tersebut. Pada pukul 19.30 keduanya menemukan sasaran yaitu korban Musruroh Fitria Rahmawati sedan berkendara seorang diri sembari memainkan handphone,” kata Jaksa Willy, Jumat, (25/6/2021). 

Keduanya menguntit wanita tersebut, sesampainya di Jalan Mastrip depan Polsek Wiyung, Fiski menarik paksa ponsel merk Redmi 9A milik korban yang diletakkan di dasbor motornya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved