Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Akhirnya, Tren Kasus Covid-19 di Bangkalan Menurun, Jumlah Pasien Sembuh Meningkat, Simak Datanya

Kecamatan Arosbaya yang disebut sebagai episentrum lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, telah terbebas dari zona merah.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengunjungi sejumlah masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19, Sabtu (26/6/2021) 

“Mudah-mudahan lekas sembuh dan pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga aktifitas kita bisa kembali seperti biasa. Sementara ini saling jauhan dulu demi kesehatan bersama,” tutur Ra Latif.

Ia juga mengimbau para petugas di lapangan untuk menggunakan bahasa yang mudah dipahami masyarakat dalam memberikan edukasi tentang Covid-19, bahaya, pencegahannya, termasuk penerapan 5 M protokol kesehatan.

Selain menambah wawasan masyarakat, pemakaiaan bahasa yang sederhana akan membuat masyarakat lebih termotivasi. Sehingga mendorong rasa saling peduli untuk bersama-sama mengakhiri wabah Covid-19.

“Secara psikologis, masyarakat dan pasien positif butuh dukungan moril melalui bahasa yang mudah diterima. Sehingga proses penyembuhan berjalann lebih cepat,” pungkas Ra Latif.

Sementara itu, Camat Klampis, Abdul Malik mengungkapkan, masyarakat di Kecamatan Klampis mulai berinisiatif memeriksakan diri sejak dini melalui rapid test antigen. Seperti yang dilakukan sejumlah masyarakat di Desa Ko’ol, Moara, dan Pologan Kecamatan Klampis.

“Kecamatan Klampis berstatus zona merah, Para kepala desa turut aktif menghadirkan warganya untuk rapid test antigen. Bahkan lebih dari 100 orang, awalnya kami hanya menargetkan 50 orang,” singkat Abdul Malik. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved