Breaking News:

Berita Malang

Aturan Baru Dikeluarkan Pemkot Malang, ada Pembatasan Sampai Aturan Perjalanan,Simak Rinciannya

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, aturan tersebut dikeluarkan sesuai instruksi dari Kemendagri, mengenai pemberlakukan kembali PPKM Mikro.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji saat ditemui wartawan TribunMadura.com, Kamis (31/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Aturan baru Pemerintah Kota (Pemkot) Malang demi menanggulangi kasus penyebaran Covid-19.

Sebab, kasus Covid-19 di Kota Malang masih terus mengalami peningkatan.

Pada aturan ini membatasi pergerakan masyarakat demi mencegah penularan Covid-19.

Hal itu diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Ketentuan tersebut diberlakukan untuk masyarakat umum, pelaku usaha, pengelola tempat ibadah dan lingkup perkantoran.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, aturan tersebut dikeluarkan sesuai instruksi dari Kemendagri, mengenai pemberlakukan kembali PPKM Mikro.

"Tujuannya untuk mengendalikan kasus Covid 19 di Kota Malang. Kami lakukan pengetatan di PPKM Mikro," ujarnya kepada TribunMadura.com network , Minggu (27/6/2021).

Baca juga: Tak ada Pembatasan Jam Malam di Kota Malang, Wali Kota Sutiaji Sebutkan Alasan dan Dampaknya

Dalam surat edaran tersebut, mengatur beberapa kegiatan masyarakat.

Seperti kegiatan usaha, kegiatan ibadah, sosial, hingga kerja.

"Kegiatan kerja dibagi dengan 50 persen WFH dan 50 persen WFO. Sedangkan, untuk tempat usaha  seperti mall dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 21.00 WIB saja. Sementara, kapasitas di tempat makan/restauran dibatasi 50 persen saja," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved