Breaking News:

Virus Corona di Malang

Terpapar Covid-19, Kapolsek Klojen Kompol Nadzir Syah Basri Meninggal Dunia

Kapolsek Klojen Kompol Nadzir Syah Basri meninggal dunia terpapar Covod-19 dan disertai penyakit penyerta setelah menjalani perawatan intensif.

Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Kukuh Kurniawan
Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basri semasa hidup, Sabtu (27/3/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kabar duka menyelimuti Polresta Malang Kota. Pasalnya, Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basri meninggal dunia positif Covid 19 dengan disertai penyakit penyerta disfungsi ginjal pada Senin (28/6/2021) sekitar pukul 18.19 WIB.

Dari informasi yang didapat, Nadzir Syah Basri mendapatkan perawatan di RSI Aisyiyah pada Kamis (24/6/2021), yang kemudian langsung dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani perawatan intensif.

Istri Nadzir Syah Basri, Nurul (52) mengatakan sebelum dilakukan perawatan di RSSA, pada hasil rontgen paru-paru Nadzir terdapat banyak flek putih.

"Saya telepon pimpinan minta rekomen. Pak Kapolresta langsung membantu, minta penanganan dokter  dan dicarikan kamar VVIP untuk perawatan isolasi di RSSA yang fasilitasnya paling lengkap. Akhirnya, dapat di ruang Edelweis kamar 213  satu kamar sama saya. Jadi aku sempat merawat Mas Nadzir," ujarnya saat dihubungi TribunMadura.com, pada Senin (28/6/2021).

Nurul yang juga sedang mendapatkan perawatan intensif di ruangan isolasi VVIP RSSA Malang, tidak dapat secara langsung menyaksikan prosesi pemakaman suaminya yang dilaksanakan secara protokol Covid 19.

"Rencananya dimakamkan di TPU Buring di kawasan Oma View Palmerah, Kec. Kedungkandang. Saya masih di rumah sakit. Nanti, akan di video call sama Pak Waka," jujurnya. 

Selain dirinya, anak-anaknya juga terpaksa tidak dapat menyaksikan secara langsung jenazah almarhum Nadzir Syah Basri. Karena saat ini, sedang dalam proses penanganan tim pemakaman secara protokol Covid 19. 

"Di rumahku yang sisi timur masih aman dari Covid, sama adikku sama anakku satu, selamat. Kalau yang di rumah barat belum disterilisasi, karena semua kena. Besok rencananya disterilkan," jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengungkapkan, bahwa pihaknya mewakili keluarga besar Polresta Malang Kota memohonkan maaf apabila almarhum Nadzir Syah Basri selama bertugas memiliki kesalahan. 

"Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan almarhum. Selama berhubungan dengan rekan-rekan, almarhum sosok yang baik dan pekerja keras," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved