Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Kutip Surat Al-Baqarah Ayat 286 untuk Beri Motivasi Tim Pencegahan Covid-19

Forkopimda hingga lintas dinas di lingkungan Pemkot Surabaya diterjunkan ke kampung-kampung zona merah untuk sosialisasi pencegahan Covid-19.

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Elma Gloria Stevani
istimewa
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memimpin jalannya apel yang akan terjun ke kampung-kampung, Senin pagi (28/6/2021). 
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin jalannya apel pasukan, Senin pagi (28/6/2021). Rencananya, mereka diterjunkan ke kampung-kampung untuk sosialisasi pencegahan Covid-19, khususnya di beberapa zona merah. 
Ini menindaklanjuti meningkatnya kasus Covid-19 di Surabaya selama sepekan terakhir.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut saat ini angka positif Covid-19 mencapai 1.060 kasus, 300 di antaranya meninggal dalam sepekan. 
"Saya tidak akan menutupi data. Kami sampaikan, hari ini waktunya bangkit. Bahwa korban sudah banyak. Ayo bareng-bareng, kita selamatkan anak cucu kita," kata Cak Eri di Surabaya. 
Masyarakat harus meningkatkan protokol kesehatan. Pemkot akan menerjunkan tim menjaga kawasan bisa steril. 
Tim ini terdiri dari gabungan Forkopimda hingga lintas dinas di lingkungan Pemkot Surabaya. Di antaranya, Kepolisian, TNI, BPB Linmas Surabaya, Satpol-PP Surabaya, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga sejumlah perangkat lainnya. 
Cak Eri Cahyadi menjelaskan, mereka akan berbagi peran. Ada yang sosialisasi protokol kesehatan, penyemprotan desinfektan, hingga percepatan vaksinasi. 
"Kami berikhtiar untuk bisa menghambat penularan. Pencegahan ini penting," kata Cak Eri ditemui setelah apel. 
Di dalam amanatnya, ia memberikan motivasi. Ia meminta para petugas untuk tidak takut saat bertugas. 
Terutama saat turun di zona merah. Mengutip Surat Al-Baqarah ayat 286, Cak Eri menyebut hal ini sebagai salah satu ikhtiar untuk mengantisipasi bencana. 
"Saya yakin, mungkin saja ada rasa takut ketika bersentuhan dengan Covid. Sehingga, kami memimpin doa. Sebab, yang bisa mencabut musibah ini adalah Allah," katanya.
"Kita diberikan musibah, harus berikhtiar untuk melewati. La Yukallifullahu Nafsan Illa Wus'aha. Tidak akan pernah Gusti Allah memberikan cobaan yang melebihi dari yang kita mampu," katanya. 
Cak Eri juga memastikan akan ikut turun ke kampung-kampung melakukan sosialisasi. "Kami tidak akan ada di kantor. Kami hadir bersama teman-teman satgas," katanya. 
Baginya, kerjasama seluruh pihak menjadi kunci untuk mengatasi pandemi. "Mari bergandengan tangan. Saling support. Bukan sekadar untuk Surabaya atau Wali Kotanya, tapi kita lakukan untuk kelurga kita," katanya.
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved