Breaking News:

Berita Pamekasan

Warga Keluar Masuk Pamekasan Wajib Punya SIKM, Berikut Dokumen yang Diperlukan untuk Mengurus SIKM

Pemkab Pamekasan, memberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Non Mudik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas kota atau kabupaten.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar (kiri), Sekretaris Daerah Pamekasan, Totok Hartono (tengah) dan Kasatpol PP Pamekasan, Kusairi saat menunjukkan hasil rapid antigen di pos penyekatan Terminal Barang Pamekasan. 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, memberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Non Mudik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas kota atau kabupaten.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjelaskan, diberlakukannya SIKM Non Mudik ini dalam rangka meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19 akibat mobilitas masyarakat di Pamekasan.

Kata dia, SIKM Non Mudik ini diberikan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan lintas kota atau kabupaten karena bekerja, bertugas, berwirausaha setiap hari di luar wilayah Pamekasan.

Ia meminta kepada seluruh Camat agar melayani masyarakat yang mengajukan SIKM Non Mudik untuk perjalanan lintas kota atau kabupaten.

Adapun sejumlah prosedur yang wajib dipersiapkan masyarakat yang hendak mengurus SIKM Non Mudik, di antarnya:

Bagi pegawai instansi pemerintahan atau Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), prajurit TNI, dan anggota Polri wajib melampirkan print out surat keterangan tertulis bekerja atau bertugas di luar Kabupaten Pamekasan dari pejabat setingkat eselon II yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik pejabat serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Sedangkan, bagi pegawai swasta melampirkan print out surat keterangan tertulis bekerja atau bertugas di luar Kabupaten Pamekasan dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi tanda tangan basah atau randa tangan elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Sementara, bagi pekerja sektor informal melampirkan print out surat keterangan tertulis bekerja atau bertugas di luar Kabupaten Pamekasan dari Kepala Desa atau Lurah yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik Kepala Desa atau Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

"Kalau masyarakat wirausaha melampirkan print out surat keterangan tertulis berwirausaha di luar Kabupaten Pamekasan dari Kepala Desa atau Lurah yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik Kepala Desa atau Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Senin (28/6/2021).

Tak hanya itu, bagi masyarakat yang ingin mengurus SIKM Non Mudik wajib melampirkan surat keterangan hasil Rapid Antigen negatif Covid-19 dari Rumah Sakit atau Puskesmas, atau klinik atau Laboratorium.

Menurut Baddrut Tamam, SIKM Non Mudik yang dikeluarkan Pemkab Pamekasan ini berlaku secara individual selama 7 (tujuh) hari sejak tanggal diterbitkan dan bisa diajukan permohonan kembali.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved