Breaking News:

Berita Surabaya

Abdul Merengek Minta Keringanan Hukuman, Usai Tipu Korban di Instagram Rp 137 Juta, Simak Modusnya

Abdullah Kahar terisak saat meminta keringanan hukuman setelah dituntut Jaksa selama satu tahun enam bulan atas kasus penggelapan emas

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Aqwamit Torik
Freepik.com
Ilustrasi - penipuan dan penggelapan yang dilakukan terdakwa di Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang terdakwa terisak saat menjelang vonis di Pengadilan Negeri Surabaya.

Saat itu, terdakwa mengaku minta keringanan hukuman meski usai melakukan penipuan senilai ratusan juta rupiah.

Abdullah Kahar terisak saat meminta keringanan hukuman setelah dituntut Jaksa selama satu tahun enam bulan atas kasus penggelapan emas senilai Rp137 juta. 

"Saya mohon keringanan pak hakim. Saya tulang punggung keluarga. Anak saya baru lahir. Saya menyesal," ucapnya saat jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa, (29/6/2021). 

Setelah mendengar pembelaan terdakwa, majelis hakim yang diketuai oleh Taufik melanjutkan persidangan dengan pembacaan vonis. 

Ia dinilai terbukti melanggar pasal 378 KUHP.

Baca juga: Waspada Modus Penipuan Berkedok Sistem COD, Dua Warga Bangkalan Bawa Kabur Barang Berharga Korbannya

Dan dijatuhi hukuman selama satu tahun empat bulan.

Lebih ringan dua bulan dari tuntutan jaksa. 

Dalam pertimbangan hakim sendiri, hal yang meringankan terdakwa adalah mengakui kesalahannya dan menjadi tulang punggung keluarga. 

"Menjatuhkan pidana selama satu tahun empat bulan dan dikurangi masa tahanan," kata Hakim Taufik. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved