Breaking News:

Berita Bangkalan

2 Kecamatan di Bangkalan Berubah Jadi Zona Merah, Kapolres Bangkalan Ungkap Sebuah Teori

Dua kecamatan lain; Kecamatan Geger dan Tragah malah berubah dari zona orange ke zona merah atau beresiko tinggi penyebaran Covid-19.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alirano meminta penjalasan dari perangkat Kelurahan Pejagan terkait Data PPKM Mikro dalam pemantauan sekaligus pemberian sembako kepada 8 desa/kelurahan PPKM Mikro, Selasa (29/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Dua hari terakhir update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan hingga Selasa (29/6/2021) menunjukkan Kecamatan Kota, Socah, Arosbaya, dan Kecamatan Geger telah berubah menjadi zona orange.

Namun di satu sisi, dua kecamatan lain; Kecamatan Geger dan Tragah malah berubah dari zona orange ke zona merah atau beresiko tinggi penyebaran Covid-19.

Kecamtan Geger dan Tragah tergabung bersama Kecamatan Sepulu dan Burneh yang masih bertahan dalam kubangan zona merah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino.

“Jangan sampai seperti teori balon. Artinya di satu titik telah berubah ke zona orange ternyata ada (zona) merah di tempat lain,” tegas Alith usai melakukan pemantaun ke lokasi-lokasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Selasa (29/6/2021).

Pernyatan Alith mengacu terhadap suksesnya Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan dalam menurunkan angka penyebaran Covid-19 di lima kecamatan tersebut dalam sebulan terakhir.

Sebelumnya, Kabupaten Bangkalan menjadi perhatian nasional setelah lonjakan kasus Covid-19 menerjang Kecamatan Arosbaya kemudian merembet ke Kecamatan Kota, Klampis, Geger, hingga Sepulu di awal Juni 2021.

Terkait dengan munculnya zona merah di Kecamatan Tragah dan Geger, Alith menyatakan akan menerapkan pola penanganan dan pencegahan yang telah diterapkan di lima kecamatan yang kini telah berubah ke zona orange.

 “Namun terlebih dulu, saya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait masalah zonasi itu,” kata polisi asal Surabaya itu kepada TribunMadura.com network.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved