Breaking News:

Berita Sampang

Kepala Desa Tanah Merah Sampang Suhartono Ditahan Kejaksaan Negeri, Inilah Kasus yang Menjeratnya

Setelah abai, akhirnya Kepala Desa Tanah Merah Sampang Suhartono ditahan penyidik Kejaksaan Negeri, kasus inilah yang menjerat sang klebun.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Mujib Anwar
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Gedung Kejaksaan Negeri / Kejari Sampang yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (30/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kasus dugaan penyelewengan anggaran dana desa (DD) tahun 2020 Desa Tanah Merah, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura masuki babak baru.

Ini setelah Kejaksaan Negeri / Kejari Sampang menahan Kepala Desa Tanah Merah Suhartono. Suhartono ditahan oleh penyidik Kejari Sampang, sejak hari Jumat (25/6/2021) lalu, terkait kasus dugaan korupsi dana desa.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sampang Achmad Wahyudi, Rabu (30/6/2021) mengatakan, Kades Tanah Merah Suhartono ditahan untuk memperlancar proses penyidikan.

Sebab, yang bersangkutan sebelumnya mangkir dari panggilan penyidik.

"Bahkan, dia sudah tiga kali mangkir," ujarnya kepada TribunMadura.com.

Baca juga: Tersedia 447 Lowongan CPNS dan PPPK di Sampang, ada Syarat Khusus yang Harus Dipatuhi CPNS di Madura

Setelah mangkir dari panggilan ketiga, beberapa hari kemudian, Suhartono tiba-tiba datang ke kantor Kejari Sampang.

"Saat itulah, dia kami tahan untuk kelancaran proses penyidikan," tegas Achmad Wahyudi.

Menurutnya, penahanan terhadap Suhartono akan dilakukan selama 20 hari ke depan. Namun estimasi waktu tersebut dapat bertambah bila penyelidikan yang dilakukan belum selesai.

"Kalau belum selesai tentunya diperpanjang hingga 40 hari, bila masih belum selesai kami perpanjang lagi," imbuhnya.

Baca juga: 10 Ribu Dosis Vaksin Disiapkan Pemkab Sampang untuk Aparatur Desa dan BPD, Patok Target Rampung

Sementara, dari awal kasus yang ditangani sudah mendapatkan beberapa bukti semacam dokumen dan sebagainya, namun dirinya enggan membeberkan demi kelancaran proses penyidikan.

"Nanti dulu, jika prosesnya sudah naik ke tahap selanjutnya baru kami sampaikan," pungkasnya.

Untuk diketahui, dugaan korupsi realisasi penggunaan dana desa di Desa Tanah Merah, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura ini terjadi pada salah satu pekerjaan pembangunan yang tidak dikerjakan secara tuntas.

Namun anggarannya sudah habis, sehingga kasus tersebut menjadi atensi sejumlah pihak pemerintah dan aparat penegak hukum.

Baca juga: Orangtua di Sampang Terancam Tak Bisa Buat Kartu Identitas Anak, Stok Blangko Dispendukcapil Menipis

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved