Breaking News:

Berita Bangkalan

Bangkalan Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Selama PPKM Darurat 26 Meninggal Akibat Covid-19

Terhitung 1-7 Juli 2021, Status Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menyebutkan, total kasus kematian dalam sepekan ada 34 orang

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
Pemkab Bangkalan
Update sebaran Covid-19 di Bangkalan, Rabu (7/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Memasuki hari kelima Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Rabu (7/7/2021), terdapat enam kasus baru kematian di Bangkalan.

Hal ini menambah jumlah kematian akibat Covid-19 di Bangkalan selama sepekan terakhir.

Terhitung 1-7 Juli 2021, Status Terkini Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menyebutkan, total kasus kematian dalam sepekan terdata sejumlah 34 orang.

Dari jumlah tersebut, 26 kasus kematian di antaranya tercatat selama PPKM Darurat yang diterapkan mulai Sabtu (3/7/2021).

 “Mulai hari ini, kita kembali ke zona merah Covid-19. Dari 15 indikator penilaian yang mempengaruhi perubahan zona epidemologi, tiga di antaranya menjadi indikator utama. Salah satunya adalah angka kematian,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo.

Pernyataan status zona merah dari Sudiyo nampaknya tidak selaras dengan tampilan update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan yang diunggah Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bangkalan pada website Pemkab Bangkalan, bangkalan.go.id, Rabu (7/7/2021).

Zona epidemologi pada Peta Sebaran Covid-19 itu tidak satupun kecamatan dengan tampilan warna merah atau zona merah. 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan sejak Senin (5/7/2021) masih berstatus zona orange atau beresiko sedang tingkat penyebaran Corona.

“Hari ini 6 (orang meninggal). Rata-rata jumlah kematian mencapai 5 orang per hari (3-6 Juli 2021). Ini yang menyebabkan kita kembali ke zona merah,” jelas Sudiyo.

Status Terkini Covid-19 yang diterima Surya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, total kasus kematian terhiutng sejak 1-7 Juli 2021 sejumlah 34 orang. Selama itu pula, total kasus baru terkonfirmasi tercatat sejumlah 388 orang, total sembuh baru mencapai 610 orang, dan kasus aktif atau belum sembuh cenderung menurun di angka 751 orang dari 993 orang pada 1 Junli 2021.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved