Breaking News:

DPRD Sumenep Dilockdown

Kantor DPRD Sumenep Dilockdown setelah Dua Orang Staf Positif Covid-19, Begini Kondisi Dalam Gedung

Gedung DPRD Sumenep Madura dilockdown hingga 20 Juli 2021 mendatang, dua orang staf dinyatakan positif Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kantor DPRD Sumenep dilockdown, Rabu (7/7/2021). 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Setelah dua orang staf dinyatakan positif Covid-19, Gedung DPRD Sumenep, Madura, dilockdown, Rabu (7/7/2021).

Rencananya, penutupan DPRD Sumenep dilakukan hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Pantauan TribunMadura.com, gedung DPRD Sumenep terlihat sepi.

Pintu depan pagar besi sebelah selatan itu ditutup dan pintu sebelah utara dijaga petugas Satpol PP.

Sedangkankondisi dalam gedung DPRD Sumenep juga tampak sepi.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kantor DPRD Sumenep Dilockdown, Ada Dua Staf Terkonfirmasi Positif Covid-19

Semua ruang kantor Fraksi dan Komisi tertutup. Hanya saja ada dua petugas resepsionist yang menjaga.

Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, lockdown dilakukan setelah dua orang staf terkonfirmasi positif Covid-19.

"Maka harus bekerja dari rumah," kata Abdul Hamid Ali Munir.

Abdul Hamid Ali Munir menyebut, semua ruangan DPRD Sumenep disemprot cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona,

"Hari ini juga kami sudah koordinasi dengan BPBD Sumenep untuk disemprot," katanya.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Pelamar CPNS 2021 Gelisah hingga CJH Tarik Biaya Pelunasan Haji

"Kita menghindari terjadinya kerumunan, dari ituelakukan langkah-langkah untukmencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, kantor gedung DPRD Sumenep di Jalan Raya Trunojoyo dilockdown, pasalnya dua orang staf DPRD Sumenep terkonfirmasi positif Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved