Breaking News:

Berita Tuban

Di Tuban, Kepala Dinas hingga Camat Wajib Bahasa Jawa saat Masuk Kantor, Lestarikan Budaya Lokal

Kepala dinas/ badan/ bagian lingkup setda, dan camat di Tuban wajib menggunakan Bahasa Jawa di kantor.

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky saat memberikan penjelasan terkait penggunaan bahasa jawa, Rabu (7/7/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Pemkab Tuban mengeluarkan surat perihal penggunaan Bahasa Jawa di kantor yang dilaksanakan pada hari Rabu minggu ke dua setiap bulannya.

Surat yang berkop Sekretariat Daerah tertanggal 6 Juli 2021 itu ditujukan kepada kepala dinas/ badan/ bagian lingkup setda, dan camat.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky mengatakan, tujuan Pemkab Tuban mewajibkan penggunaan Bahasa Jawa adalah untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal.

Ia menuturkan, dengan adanya penggunaan Bahasa Jawa, diharapkan dapat melestarikan adat dan budaya, khususnya di Kabupaten Tuban.

"Tujuannya untuk melestarikan kearifan lokal," ujar Lindra seusai membagi paket beras kepada masyarakat di Kodim 0811 Tuban, Rabu (7/7/2021).

Bupati muda itu menjelaskan, penggunaan Bahasa Jawa dilakukan mulai hari ini, sebagaimana dalam surat yaitu Rabu, minggu kedua awal bulan.

Rencana selain itu juga ada tarian, batik dan budaya lainnya yang setiap desa memiliki.

Penggunaan bahasa Jawa dapat dilakukan saat rapat tatap muka, virtual, penerimaan tamu dan kegiatan lainnya.

Penggunaannya juga harus memperhatikan unggah-ungguh basa saat di lingkup Dinas.

"Ini sifatnya wajib baik bagi ASN maupun non PNS agar komunikasi di lingkup OPD menggunakan bahasa Jawa, pada Rabu, minggu kedua awal bulan. Camat juga harus menindaklanjuti dengan memberikan edaran ke lurah atau kepala desa," pungkasnya.(nok)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved