Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Hari Ini 7 Warga Bangkalan Meninggal karena Covid-19 dan 72 Orang Tertular, Begini Permintaan Bupati

Sebanyak 7 warga meninggal dunia dan 72 kasus baru positif terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan , Kamis (8/7/2021).

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (mengenakan rompi) memantau gelar Operasi Yustisi dengan sidang di tempat secara virtual di Pos Polisi, Jalan A Yani bersama Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino, Dandim 0829 Letkol Inf Syarifuddin Liwang, dan Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Farhad, Ketua Kejaksaan Negeri Bangkalan, Chandra Saptaji, dan Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Bangkalan, Maskur Hidayat, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Kasus kematian baru karena Covid-19 di Kabupaten Bangkalan menunjukkan angka yang mengkhawatirkan.

Hari ini, sebanyak 7 warga meninggal dunia dan 72 kasus baru positif terkonfirmasi alias tertular, Kamis (8/7/2021).

Sehari sebelumnya, kasus kematian berjumlah 6 orang dan 65 orang dinyatakan tertular.

Dalam dua hari terakhir, total 13 kasus kematian dan 137 kasus baru positif terkonfirmasi Covid-19.

Bupati Bangkalan sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) meminta masyarakat menta’ati aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang menjadi strategi pemerintah sebagai upaya mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19.

“Dengan partisipasi seluruh masyarakat, kita dapat mencegah terjadinya penularan yang lebih luas. Caranya, ayo patuh aturan PPKM Darurat dan ta’ati protokol kesehatan, terutama menggunakan masker,” harap Ra Latif.

PPKM Darurat di Kabupaten Bangkalan mulai diberlakukan pada Sabtu (3/7/2021).

Hingga hari keenam pengetatan tersebut, total kasus kematian telah menyentuh angka 33 orang dengan kasus baru positif terkonfirmasi atau penularan sejumlah 348 orang.

“Pengetatan yang menjadi konsentrasi PPKM Drarurat bertujuan untuk mengendalikan pandemi. Karena kasus penularan dan kematian akibat Covid-19 di Bangkalan masih terus terjadi,” jelas Ra Latif.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved