Breaking News:

Berita Bangkalan

Empat ASN Pasangan Selingkuh Divonis Hukuman Disiplin, Inspektorat Bangkalan: Sangat Memalukan

Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) pasangan selingkuh dijatuhi hukuman disiplin. Begini tanggapan Bupati Bangkalan.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Petugas SPKT Polres Bangkalan berupaya menenangkan HBC (mengenakan kaos putih) setelah warga melakukan penggerebekan karena memasukkan seorang perempuan lain di rumahnya, Perumahan Pangeranan Asri, Kelurahan Pangeranan, Jumat (25/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Bupati Bangkalan sekaligus Pejabat Pembina Kepegawaian, R Abdul Latif Amin Imron menjatuhkan hukuman disiplin terhadap empat Aparatur Sipil Negara (ASN) pasangan selingkuh.

Surat Keputusan Hukuman Disiplin Pegawai diterbitkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan, Jumat (9/7/2021).

Disebutkan, empat ASN yang terdiri dari dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dua Tenaga Harian Lepas (THL) itu dinyatakan terbukti bersalah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan Peraturan Bupati Bangkalan Nomor 10 Tahun 2013 tentang THL.

Vonis hukuman disiplin tersebut diambil setelah mempertimbangkan serangkaian pemeriksaan yang dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Kabupaten Bangkalan bernomor : X.700/32/TT/433.206/2021 tertanggal 11 Juni 2021 dan LHP bernomor : X.700/36/TT/433.206/2021 tertanggal 2 Juli 2021. Hukuman disiplin berlaku efektif mulai 8 Juli 2021.

Kepala Inspektorat Kabupaten Bangkalan, Joko Supriyono menegaskan, bukti-bukti termasuk keterangan dari para saksi memang mengarah atau mengandung unsur yang sangat menonjol terkait perilaku keempat ASN hingga menjadi informasi publik.

“Sangat memalukan Korps ASN, ada pelanggaran disiplin. Kami juga menggali informasi dari instansi terkait. Kurang menjaga nama baik korps, viral hingga menjadi komsumsi publik melalui pemberitaan maupun di media sosial,” tegas Joko kepada TribunMadura.com.  

Keempat ASN itu yakni, HBC (35), PNS dengan jabatan Eselon IV, sanksi hukuman berat berupa pembebasan dari Jabatan Struktural dan dimutasi sebagai staf pada Kantor Kecamatan Geger.

Sedangkan perempuan selingkuhannya, EA (38), THL, sanksi hukuman berat berupa Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri. Keduanya berdinas di Satpol PP Kabupaten Bangkalan.

Selanjutnya, PM (38), PNS, jabatan Eselon IV, sanksi hukuman sedang berupa Penundaan Kenaikan Pangkat selama 1 tahun.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved