Breaking News:

Berita Sumenep

Kasus Covid-19 di Madura Meningkat, Anggota DPRD Sumenep Minta Satgas Siaga Kemungkinan RS Penuh

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada pada masa pemberlakuan PPKM Darurat pada 3 - 20 Juli 2021.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pasien isolasi yang dirawat di posko RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, Madura, Senin (5/7/2021). 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Anggota DPRD Sumenep Komisi IV, M Syukri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pada masa pemberlakuan PPKM Darurat pada 3 - 20 Juli 2021.

M Syukri mengatakan, semua rumah sakit di Madura saat ini penuh dengan pasien Covid-19.

Tim Satgas Covid-19 di beberapa kabupaten di Madura mendirikan tenda darurat lantaran ruang UGD sudah penuh untuk merawat pasien.

Politisi DPC PPP Sumenep ini juga berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M).

"Menjaga Sumenep tanggung jawab bersama, mari bersama-sama menjaga Sumenep dari sebaran Covid-19," kata M Syukri, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Jangan Diabaikan, Inilah 3 Gejala Covid-19 yang Penting Diperhatikan Agar Mendapat Perawatan Sesuai

"Jangan sampai pasien Covid membeludak seperti daerah lain hingga mendirikan tenda darurat," sambung dia.

Ia juga meminta kepada Tim Satgas Covid-19 Sumenep agar juga siap siaga terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi.

Misalnya, kemungkinan membeludaknya pasien Covid-19 dan rumah sakit yang tidak bisa menampung pasien Covid-19.

Ditambahkan, kerja ekstra Tim Satgas Covid-19 Sumenep harus terus digalakkan.

Hal itu dilakukan demi menjaga sebaran Covid-19 dan terus mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan prokes yang ditetapkan pemerintah, lebih-lebih PPKM yang sedang berlangsung saat ini.

"Tentunya Tim Satgas Covid-19 Sumenep harus selalu siap siaga. Jangan sampai, ketika pasien membeludak ternyata kita tidak siap terhadap kondisi itu dan akhirnya kelimpungan. Walaupun itu tentunya tidak kita harapkan," katanya.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Madura Didominasi Zona Merah hingga Kasus Ujaran Kebencian Ulama

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved