Berita Ponorogo
Balita Tewas setelah Tersengat Listrik Pompa Air, Awalnya Ditinggal Ibu Ambil Makanan untuk Disuapi
Karena kelalaian orangtua, AFA (2), balita di Kabupaten Ponorogo meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik.
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Seorang balita tewas mengenaskan, Jumat (9/7/2021).
Balita yang tinggal di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, itu meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik.
Ia tewas setelah tersengat listrik dari pompa air yang sedang menyala,
Kapolsek Bungkal, AKP Joko Suseno mengatakan, kronologi kejadian bermula saat korban AFA (2) bermain di depan rumah bersama ibunya.
"Ibunya ini lalu masuk ke dalam rumah berniat mau mengambil makanan di dapur untuk menyuapi korban," kata Joko, Jumat (9/7/2021)
Tak berselang lama, ibu korban mendengar teriakkan AFA dan langsung menghampirinya.
"Korban ini dekat dengan Pompa Air yang sedang menyala. Ibunya lalu mencabut aliran listrik pompa air tersebut," lanjutnya.
Selanjutnya korban dibawa ibu dan saudaranya ke Puskemas Bungkal untuk mendapatkan pertolongan.
"Saat di bawa ke Puskemas katanya masih hidup. Tapi baru sebentar mendapatkan perawatan korban ternyata meninggal dunia," ucap Joko.
Dari olah TKP sementara memang ditemukan kabel yang mengelupas di pompa air.
Selain itu, ada bekas sengatan aliran listrik di jari tengah tangan kiri hingga mengelupas.
"Saya mengimbau kepada orang tua agar lebih berhati-hati ketika mengawasi anak, jangan sampai lengah," katanya.
"Apalagi yang masih Balita. Jangan sampai dekat listri, air panas dan benda lain yang bisa membahayakan," pungkasnya.