Breaking News:

Berita Pamekasan

Guna Kurangi Potensi Kerumunan di Malam Hari, Pemkab Pamekasan Padamkan Lampu di Tempat Keramaian

Pemadaman ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan massa di malam hari guna menekan penyebaran Covid-19 yang kian melonjak di Madura.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Suasana perkotaan Pamekasan saat dilakukan penutupan jalan dan pemadaman lampu penerang jalan, Sabtu (10/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura memadamkan semua penerangan jalan umum (PJU) yang berpotensi menjadi tempat kumpul para pemuda dan remaja.

Pemadaman ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan massa di malam hari guna menekan penyebaran Covid-19 yang kian melonjak di Madura.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjelaskan, pemadaman lampu di tempat keramaian ini dilakukan berdasarkan kesepakatan antara Pemkab Pamekasan dengan aparat keamanan, yakni Polres Pamekasan, Kodim 0826 Pamekasan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Pamekasan dan Satgas Covid-19 Pamekasan.

Kata dia, pemadaman lampu itu dilakukan sehari setelah diberlakukan PPKM Darurat di Pamekasan.

"Pengamatan petugas, kerumunan tidak hanya di kafe-kafe saja, akan tetapi juga di sejumlah tempat yang ada penerangannya," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Sabtu (10/7/2021).

Ia memastikan, sejumlah ruas jalan yang biasa menjadi tempat tongkrongan anak muda di Pamekasan, lampu penerangannya dimatikan.

Pemadaman itu mulai dilakukan sejak pukul 20.00 WIB hingga dini hari.

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Tama ini, pemadaman penerangan jalan umum ini, akan berlangsung hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berakhir, yakni pada 20 Juli 2021 mendatang.

Pemadaman PJU yang berpotensi menjadi tempat nongkrong masyarakat ini tidak hanya di kota saja, akan tetapi juga di wilayah kecamatan hingga di desa-desa.

"Kami berharap, melalui upaya ini, penyebaran Covid-19 di kabupaten ini bisa ditekan. Apalagi saat ini Pamekasan sudah berubah status dari sebelumnya zona kuning, menjadi zona merah dalam penyebaran Covid-19," bebernya.

Berdasarkan data Sebaran Covid-19, hingga Sabtu 10 Juli 2021, terdapat 1476 warga Pamekasan yang dinyatakan positif Covid-19.

Data sebanyak itu diantaranya sebanyak 168 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Dinyatakan sembuh sebanyak 1172 orang dan, 127 orang meninggal dunia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved