Breaking News:

Berita Pamekasan

Warga Pamekasan Keliling Kampung Baca Selawat Burdah dan Bawa Obor, Demi Menangkal Wabah Covid-19

Dibacanya Selawat Burdah ini, diyakini sebagian warga Madura, mampu menangkal berbagai jenis penyakit, termasuk wabah Covid-19.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
masyarakat Pamekasan, Madura berkeliling membaca Selawat Burdah sembari bawa obor, Sabtu (10/7/2021). Bertujuan untuk menangkal wabah Covid-19 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebagian Umat Islam di Kabupaten Pamekasan, Madura, dalam beberapa pekan ini sering menggelar pawai obor sembari melantunkan selawat Burdah.

Dibacanya Selawat Burdah ini, diyakini sebagian warga Madura, mampu menangkal berbagai jenis penyakit, termasuk wabah Covid-19.

Selawat Burdah merupakan lagu-lagu yang berisi syair tentang pujian atau selawat kepada Nabi Muhammad SAW yang diciptakan oleh Imam al Busiri dari Mesir.

Ahmad Mudakkir warga Kolpajung Pamekasan mengaku, hampir setiap malam ada pawai obor di kelurahan tempat ia tinggal yang dibawa masyarakat sembari berkeliling perkampungan sambil membacakan Selawat Burdah.

Menurut dia, sebagian warga di Kelurahan Kolpajung meyakini, dengan membaca Selawat Burdah bisa menangkal berbagai jenis penyakit, termasuk wabah Covid-19.

"Pawai obor dengan iringan Selawat Burdah ini, layaknya pawai yang biasa digelar pada setiap momentum menyambut Tahun Baru Islam setiap tanggal 1 Muharam," kata Ahmad kepada TribunMadura.com, Sabtu (10/7/2021) malam.

Pantauan di lokasi, peserta pawai membentuk barisan dengan cara memanjang memenuhi jalan yang dilalui sambil membacakan Selawat Burdah yang dipandu oleh seorang ustaz atau guru ngaji setempat. 

Selanjutnya mereka berkeliling perkampungan dengan harapan semua masyarakat yang tinggal di desa itu bisa selamat dari berbagai jenis penyakit.

Selain melantunkan Selawat Burdah dengan pawai obor dan keliling desa, ada juga umat Islam di desa lainnya yang melantunkan Selawat Burdah di masjid dan musala dengan menggunakan pengeras suara. 

Ini misalnya digelar di Masjid An-Nur Kolpajung.

Berbeda dengan jenis kerumunan lainnya, umat Islam yang melantunkan Selawat Burdah ini tidak dibubarkan oleh aparat karena dinilai sebagai bentuk ikhtiar dalam mencegah penyebaran penyakit, termasuk Covid-19.

Para warga yang ikut berkeliling kampung sembari membaca Selawat Burdah ini, juga terlihat memakai masker.

"Semoga dengan cara ini (membaca Selawat Burdah sembari membawa obor) virus Corona atau Tha'un di Pamekasan hilang," harapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved